Wakil Wali Kota Armuji dan Efendi Hansen Ng berfoto bersama tokoh yang hadir.
SURABAYA (LB)–Perayaan World Tai Chi & Qigong Day yang digelar DPD ADYTI (Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia) Jawa Timur bersama KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Jatim di Convention Hall Grand City Mall Surabaya, pada Sabtu (25/4/2026) pagi lalu berlangsung semarak dan penuh energi kebersamaan.


Kegiatan yang diramaikan oleh ratusan atlet dan pegiat tai chi dari berbagai kalangan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Surabaya Armuji atau yang akrab disapa Cak Ji, anggota DPR RI Komisi IX Indah Kurnia, dan sejumlah tokoh masyarakat Tionghoa, antara lain Dr. HC Alim Markus, Heru Budihartono dari HWT Gold, Tjokro Saputrajaya dari Paguyuban Warga Xianyou, Siek Mingkie mewakili Perkumpulan Fuqing Jatim, Lie Wiliani Ketua Perkumpulan Hwie Tiauw Ka Surabaya, H. Haryanto Satryo Ketua PITI Jatim, Oei Tjing Yen Sekretaris YHMCHI, dan Rudy Purwono dari PT Matahari Sakti.


Kemudian dari jajaran pengurus ADYTI hadir yaitu Ketua Umum ADYTI DR (H.C.) Drs Efendi Hansen Ng beserta Ketua Dewan Pembina Wirawati Hartawan, Dewan Penasehat Tantro Sugio, Ketua Harian Hermina Hasibuan, Ketua ADYTI Jatim Erlin Darmayanti, dan Wakil Ketua ADYTI Jatim Rudy Irsan.
Ketua Umum ADYTI Efendi Hansen Ng, dalam kata sambutannya mengatakan bahwa dirinya merasa senang bisa menghadiri perayaan World Tai Chi & Qigong Day di Surabaya ini. Kegiatan ini, kata Efendi Hansen Ng, merupakan prakarsa dari Ketua ADYTI Jatim Erlin Darmayanti dan jajarannya.


“Tahun lalu, sebelum pelantikan DPD ADYTI Jatim, bu Erlin dan kawan – kawan, telah memperakarsai perayaan World Tai Chi & Qigong Day yang didukung banyak sasana dari wadah – wadah yang berbeda. Tidak sampai satu tahun pelantikan, perayaan tahun ini begitu megah, ADYTI Jatim membuktikan diri menjadi pelopor tai chi di Jatim. Inilah hasil dari kerja sama seluruh tim ADYTI Jatim, tanpa Lelah berbuat untuk masyarakat,” ujar Efendi Hansen.
Tak hanya itu saja Efendi Hansen juga mengapresiasi DPD ADYTI Jatim yang meraih prestasi sebagai juara umum FORNAS VIII di NTB 2025 dan sukses menyelenggarakan Training of Trainers Nasional yang pertama di luar Jakarta, pada tahun lalu. “Ini adalah juga bukti nyata kekuatan yang lahir dari kerja sama semuanya,” ujarnya.

Lebih lanjut Efendi Hansen menyampaikan bahwa dalam perjalanan sebuah organisasi satu hal yang terpenting adalah bagaimana kita memilih untuk tetap berjalan bersama, bersatu berbuat giat amal untuk masyarakat.
Dia melihat di Jawa Timur, dengan persatuan yang semakin kuat, kekuatan sejati, bukan hanya lahir dari kemampuan individu, tetapi pada kesediaan untuk saling merangkul, saling menguatkan, dan melangkah dalam satu tujuan.


“Mari kita jaga kebersamaan ini. Mari kita rawat persatuan ini. Karena dari sinilah lahir energi besar yang akan membawa ADYTI semakin maju,” ucapnya.
Menurutnya, semangat tersebut merupakan warisan pelopor tai chi Indonesia, dan juga Pendiri ADYTI yaitu Almh Tjandra Herawati Wijaya.
Pada kesempatan ini, Efendi Hansen juga menyampaikan bahwa pada Agustus mendatang bakal ada event besar tai chi di Sumatra Utara, yaitu Open Turnamen Piala Bergilir Gubernur Sumut Cup, Adyti Road To Fornas.
Dia pun berharap, kontingen Jatim bisa dapat kembali unjuk kemampuannya di ajang tersebut. Tak hanya itu, Efendi Hansen juga berharap nantinya dapat digelar ajang Tai Chi Cup Gubernur Jawa Timur.


Harapan tersebut mendapat sambutan positif dari Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. Dia menyatakan kesiapan Kota Surabaya menjadi tuan rumah jika ajang tersebut terealisasi. Menurutnya, Tai Chi adalah olahraga inklusif yang dapat diikuti siapa saja tanpa memandang latar belakang, sekaligus memberi manfaat besar bagi kesehatan dan mempererat silaturahmi.
Ketua ADYTI Jatim Erlin Darmayanti mengatakan kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan menjadi sarana membangun kesadaran diri dan harmoni.
“Para peserta berkumpul untuk bernapas bersama, menghadirkan semangat penyembuhan, kesejahteraan, serta mempererat rasa kebersamaan dalam komunitas,” ujarnya.

Indah Kurnia, anggota DPR RI Komisi IX ini berharap Tai Chi semakin dikenal sebagai olahraga yang bermanfaat bagi semua usia. Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyumbangkan sebuah lagu yang mengiringi ratusan peserta menampilkan gerakan Tai Chi Qigong secara serempak.
Sementara itu, Wakil Ketua ADYTI Jatim Rudy Irsan, menjelaskan bahwa peringatan Hari Tai Chi dan Qigong Sedunia merupakan agenda global tahunan yang dilaksanakan setiap Sabtu terakhir bulan April. Kegiatan ini berlangsung serentak di ratusan kota di lebih dari 80 negara, termasuk Indonesia.

“Kami mengundang 21 sasana dengan sekitar 800 peserta yang bersama-sama memperagakan jurus Tai Chi dan senam pernapasan Qigong. Harapannya, Tai Chi semakin dikenal luas dan mampu mendorong masyarakat hidup lebih sehat menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, terselenggaranya acara ini didukung oleh berbagai pihak, antara lain HWT Gold, Paguyuban Warga Xianyou, PT Matahari Sakti, Cheer, Grand City, Kapal Api, Mikatasa, Wings, Grand Mirage, Danamon, serta berbagai perkumpulan Tionghoa dan sasana ADYTI dari berbagai kota. **
