Seremoni peresmian kantor perwakilan INTI di Hangzhou.
HANGZHOU (LB)–Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) sukses mengadakan rangkaian acara Business Trip dan peresmian kantor perwakilan INTI, dari 1 hingga 6 Desember 2025 di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok. Acara Business Trip ke Hangzhou dipimpin langsung oleh Ketua Umum INTI Teddy Sugianto.
Selama enam hari, delegasi pengusaha dari Indonesia diajak mengunjungi dan berinteraksi langsung dengan pimpinan berbagai perusahaan teknologi tinggi Tiongkok yang memang bermarkas di Hangzhou.

Perusahaan tersebut di antaranya Ali Baba Group, Hangzhou Hikvision Digital Technology, Zhejiang Dahua Technology, Unitree Robotics, Fsilon Furnishing and Construction Materials Corporation, dan JingGong Holding Group.
Adapun seremoni peresmian kantor perwakilan INTI di Hangzhou digelar pada Jumat (5/12) pagi bekerjasama dengan the Overseas Chinese Affairs Office of Xiaoshan District People’s Government of Hangzhou, the General Association of Zhejiang Chamber of Commerce in Indonesia, dan didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing.
Ketua Umum INTI Teddy Sugianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendirian kantor perwakilan INTI di Hangzhou ini merupakan langkah penting untuk memperdalam hubungan kerjasama antara Indonesia dengan Tiongkok. Selaku CEO Kantor Perwakilan INTI di Hangzhou ini yaitu Yao Hui.
Sebagai pusat informasi khususnya dalam bidang ekonomi, perdagangan, pendidikan dan budaya antar kedua negara.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak atas berdirinya kantor perwakilan INTI di Hangzhou hari ini, terutama pemerintah provinsi Zhejiang, pemerintah kota Hangzhou dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing,” kata Teddy, dalam siaran pers tertulis yang diterima, Selasa (9/12/2025).
Sementara Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing Yudil Chatim dalam sambutannya menekankan selain kerjasama investasi bidang industri, penting juga sinergi dunia pendidikan dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sedangkan Konsul Jenderal Republik Indonesia di Shanghai Berlianto Situngkir juga hadir dan memberikan kata sambutan serta ucapan selamat mewakili Duta Besar Djauhari Oratmangun yang berhalangan.
Dari pihak Tiongkok yang hadir memberi kata sambutan dan ucapan selamat adalah Mr. Ni Shiying selaku Secretary of the United Front Work Department of Xiaoshan District Party Committee.
Siang hari, acara dilanjutkan dengan “Indonesia-China Industrial Cooperation Forum” yang menghadirkan beberapa pejabat terkait dari Indonesia, yaitu Cahyo Purnomo dari Kementerian Investasi selaku Director of Investment Promotion for East Asia, South Asia, Middle East, and African Region yang memaparkan regulasi investasi dan penanaman modal asing di Indonesia.

Lalu dilanjutkan oleh Nia Niscaya dari Kementerian Pariwisara selaku Principal Tourism and Creative Economy Specialist yang mempromosikan pariwisata Indonesia dan peluang investasi industri pariwisata Indonesia.
Kemudian, Adilla Meytiara Intan selaku Wakil Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Adhyaksa yang juga Ketua Pusat Kajian Hukum, Investasi dan Kebudayaan Indonesia-Tiongkok memaparkan risiko dan peluang investasi di Indonesia.
Tidak ketinggalan Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Zaenal Mutaqin ikut memaparkan potensi pengembangan kawasan industri di provinsi Banten. Selama ini telah terjalin kerjasama sister province antara provinsi Banten dan Zhejiang, dan sister city antara kota Serang dengan Hangzhou.
Acara yang dihadiri ratusan pengusaha dari Tiongkok itu ditutup dengan penandatanganan kerjasama antara Perhimpunan INTI dengan Zhejiang General Chamber of Commerce in Indonesia dan juga dengan beberapa perusahaan terkemuka di Hangzhou.
Beberapa pengurus INTI tampak hadir di Hangzhou mendampingi Ketum Teddy Sugianto yaitu Wakil Ketua Umum Robert Njo dan Kendro Setiawan, Sekjen Candra Jap, Bendahara Umum Esty Lawrence, Ketua PINTI Pusat dr. Metta Agustina dan Wakil Lisa Juliana Tanjung, Ketua INTI Bali Putu Agung Prianta, dan Bendahara INTI NTT Christofel Liyanto.
Hadir pula Ketua Umum Dewan Jamu Nasional Mayor Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Daniel Tjen, Sp.S. dan tokoh pengusaha nasional Wim Tangkilisan.**
