Direktur Keuangan Operasional & Manajemen Risiko Mandiri Investasi Hardiyanto Pilia (2 kiri), Direktur Investasi Mandiri Investasi Ernawan R Salimsyah, CFA (kiri) berbincang dengan SVP International and Financial Institutions BSI Anna Kristanty (3 kanan) bersama Direktur BSI (berlaku efektif setelah fit & proper OJK) Firman Nugraha (2 kanan) dan Direktur Mandiri Sekuritas Theodora VN Manik (kanan) seusai penandatanganan MoU.
JAKARTA (LB)–Mandiri Investasi terus mematangkan rencana peluncuran produk Reksa Dana Bursa Emas Syariah awal tahun depan dengan menggandeng BSI sebagai Bullion Bank yang berperan menyediakan dan menyimpan emas fisik yang menjadi underlying Reksa Dana Bursa Emas Syariah yang dipasarkan Mandiri Investasi.
Kerjasama Bank Bullion Reksa Dana Bursa Emas Syariah tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU (nota kesepahaman) kerjasama antara Mandiri Manajemen Investasi dengan Bank Syariah Indonesia, di Menara Mandiri II, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Keuangan, Operasional & Manajemen Risiko PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) Hardiyanto Pilia dan SVP International and Financial Institutions PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Anna Kristanty.
Disaksikan oleh Direktur Investasi Mandiri Investasi Ernawan R Salimsyah, CFA, Direktur BSI (berlaku efektif setelah fit & proper OJK) Firman Nugraha, dan Direktur Mandiri Sekuritas Theodora VN Manik.
Sebagai informasi tambahan, hingga 4 Desember 2025, total dana kelolaan Mandiri Investasi terus meningkat dan telah mencapai lebih dari Rp 80 triliun secara konsolidasi. **
