Laga Arsenal melawan Villarreal.
LONDON – Arsenal kalah di kandang saat menjamu Villarreal di laga pramusim. Meriam London ditenggelamkan Kapal Selam Kuning 2-3 dalam duel uji coba yang berlangsung di Emirates Stadium, Kamis (7/8) dini hari WIB.
The Gunners sejatinya tampil dominan. Mereka mencatatkan 57 persen penguasaan bola dibanding Villarreal yang hanya 43 persen.
Arsenal juga lebih banyak melepas tembakan dengan 17 tembakan tujuh mengarah ke gawang. Villarreal cuma melancarkan delapan tembakan tapi sangat efektif dengan juga tujuh on target dan mencetak lebih banyak gol dari Arsenal.
Villarreal yang justru bisa unggul lebih dulu di menit ke-16. Gol berawal dari umpan silang Sergi Cardona dari sisi kiri.
Bola kirimannya melahirkan kemelut di depan gawang Arsenal. Lini belakang Arsenal tak sempat membuang bola. Hal ini dimanfaatkan Nicolas Pepe yang bisa menyerobot bola untuk menggetarkan jala David Raya.
Serangan Villarreal dari sisi kiri kembali bisa menembus lini belakang Arsenal. Cardona melepas umpan tarik yang menemui Gerard Moreno.
Tembakan Moreno bisa ditepis oleh Raya. Bola muntah mengarah ke Karl Etta Eyong yang menyambarnya jadi gol di menit ke-33. Tiga menit berselang Arsenal bisa menipiskan ketinggalan. Gabriel Martinelli melepas sepak pojok ke tiang jauh.
Christian Norgaard tak terkawal untuk menyambut umpan Martinelli. Sundulan Norgaard membobol gawang Kapal Selam Kuning di menit ke-36.
Meriam London berusaha tampil menekan. Namun, mereka tak efektif dalam melancarkan serangan. Hal ini dihukum oleh serangan balik cepat Villarreal di menit ke-68. Arnaut Danjuma tak terkawal usai lepas dari jebakan offside dari tengah lapangan. Ia melepas sepakan mendatar yang bersarang ke pojok kanan gawang tuan rumah.
Arsenal mendapatkan hadiah penalti di menit ke-76. Wasit menunjuk titik putih setelah Max Dowman dijatuhkan Pau Navarro. Martin Odegaard yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik.Sepakannya ke arah kiri mengecoh kiper Villarreal, Diego Conde.
Selepas 90 menit, diadakan adu penalti meski duel dimenangi Villarreal. Pada babak adu penalti, Villarreal juga menang 4-3. Arsenal kalah dari Villarreal di waktu normal dan adu penalti.
Di laga itu Viktor Gyokeres yang jadi starter tampil melempem. Ia minim kontribusi. Ia hanya melepas dua tembakan dengan hanya satu yang mengarah ke gawang. Gyokeres juga hanya 14 kali menyentuh bola dengan tiga kali kehilangan bola.
Ia dimainkan hingga menit ke-63, kemudian digantikan oleh Odegaard. Pergantian ini menghidupkan serangan Arsenal. Odegaard 28 kali menyentuh bola mencatatkan jumlah tembakan yang sama dengan Gyokeres dengan bikin satu gol dan umpan kunci.
Gyokeres tentu dituntut untuk bisa segera membuktikan diri di lini depan. Mengingat, Arsenal harus merogoh kocek 24 juta Euro untuk mendatangkannya. Tujuan Arsenal mendatangkan Gyokeres juga jelas untuk bikin lini serang semakin tajam.
Manajer Arsenal Mikel Arteta tentu saja tidak puas dengan performa timnya. “Saya kira hasilnya menyakitkan. Saya pikir mereka bermain dengan sangat efisien, tapi kami naif terutama cara kami bertahan di ruang terbuka dan itu adalah sesuatu yang, mengingat cara kami bermain, seharusnya benar-benar kami kuasai. Kami tidak bagus di semua aspek, dan hal itu pastinya membuat kami kalah di pertandingan ini,” ucap Arteta di ESPN. “
Terkait Gyokeres, Arteta menilai sang pemain jelas butuh lebih banyak waktu agar beradaptasi dengan permainan Arsenal. “Dia kan baru bersama kami sekitar seminggu, tapi saya benar-benar melihat banyak hal dan banyak tujuan, terutama cara dia menyerang beberapa celah. Saya pikir dia belum benar-benar berlatih dengan tim selama dua bulan, dan dia sudah melakukannya di sini sebanyak lima atau enam sesi sebelum hari ini. Jadi, saya kira dia akan maju selangkah pada hari Sabtu dan akan berada di kondisi yang lebih baik,” kata Arteta.
Gyokeres akan kembali dimainkan Arsenal di laga pramusim terakhir melawan Athletic Bilbao pada Sabtu (9/8) malam WIB. Meriam London akan membuka Premier League 2025/2026 dengan melawat ke markas Manchester United, pekan depan.
