Wanti-wanti Wali Kota, Camat dan Lurah, Pramono: Jangan Ada Warga Jakarta Kekurangan Jelang Lebaran

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam acara penunaian ZIS pejabat dan pimpinan BUMD di lingkungan Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota, Kamis (5/3).

JAKARTA (LB)- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta para camat dan lurah di seluruh wilayah ibu kota memastikan tidak ada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurut dia, momentum Ramadhan hingga menjelang Lebaran harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, terutama dalam membantu warga yang kurang mampu.

“Sebentar lagi Idul Fitri, maka Pemerintah DKI Jakarta juga berharap melalui Baznas Bazis untuk jangan sampai ada warga di Jakarta di bulan Ramadan ini, terutama warga yang tidak mampu, tidak bisa memenuhi kebutuhan dasarnya,” ucap Pramono saat menghadiri acara penunaian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pejabat serta pimpinan BUMD di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Kamis (5/3).

Ia meminta para wali kota, camat, hingga lurah segera bergerak jika menemukan warga yang mengalami kesulitan ekonomi. Pramono juga menegaskan agar aparatur wilayah tidak ragu untuk berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun lembaga seperti BAZNAS guna memastikan bantuan dapat segera disalurkan.

“Kalau ada yang seperti itu, saya minta kepada para Wali Kota, Bupati, Camat untuk segera mengkoordinasikan, apakah melalui kita sendiri dalam hal ini Pemerintah DKI Jakarta atau melalui BAZNAS dan BAZIS,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menyinggung pentingnya penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui BAZNAS (Bazis) Provinsi DKI Jakarta agar benar-benar tepat sasaran.

Sepanjang 2025, dana yang diperoleh ZIS mencapai sekitar Rp 396 miliar. Pramono meminta dana tersebut segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan, terutama selama bulan Ramadhan.

Ia berharap dana sosial tersebut dapat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial, termasuk ketimpangan ekonomi di Jakarta. Menurut Pramono, kesenjangan antara kelompok kaya dan miskin di ibu kota masih menjadi tantangan yang perlu ditangani bersama. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *