Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
BANDUNG (LB)- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, dukungannya terhadap gerakan donasi seribu rupiah per hari yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Namun, pihaknya masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan teknis.
Gerakan yang diberi nama rereongan sapoe sarebu (Poe Ibu) tersebut, merupakan bentuk ajakan kepada ASN, pelajar dan masyarakat umum di Jawa Barat untuk menyisihkan seribu rupiah setiap hari sebagai bentuk solidaritas sosial.
“Kami mendukung setiap kegiatan donasi. Cuman memang juklak-juknisnya kami masih menunggu,” kata Farhan pada Kamis (9/10).
Saat ditanya apakah gerakan tersebut sudah mulai dijalankan di Kota Bandung, pihaknya menegaskan bahwa pemerintah kota belum mulai mengimplementasikan program tersebut.
Belum, kami masih menunggu,” ucapnya.
Farhan menjelaskan, meskipun program tersebut hanya bersifat imbauan bukan kewajiban. Tetap diperlukan panduan teknis yang jelas jika melibatkan pengumpulan dana masyarakat.
“Beliau (Gubernur) sudah menyampaikan bahwa ini bukan kewajiban, ini imbauan. Kalau mau dilaksanakan, hayu. Tapi kalau ada perintah untuk mengumpulkan dana dari masyarakat, ya harus ada juklak dan juknisnya,” ujar dia.
a mencontohkan program sebelumnya, yaitu Bandung Nyaah ka Indung yang juga membutuhkan regulasi teknis cukup ketat karena berhubungan langsung dengan dana publik.
https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?gdpr=0&us_privacy=1—&gpp_sid=-1&client=ca-pub-3538563139319281&output=html&h=280&adk=632753314&adf=2128148123&w=750&fwrn=4&fwrnh=100&lmt=1759993400&num_ads=1&rafmt=1&armr=3&sem=mc&pwprc=7516847080&ad_type=text_image&format=750×280&url=https%3A%2F%2Fwww.inilahkoran.id%2Ftunggu-juklak-juknis-wali-kota-bandung-dukung-gerakan-donasi-seribu-rupiah%3Fpage%3D2&fwr=0&pra=3&rh=188&rw=750&rpe=1&resp_fmts=3&wgl=1&fa=27&uach=WyJXaW5kb3dzIiwiMTAuMC4wIiwieDg2IiwiIiwiMTQwLjAuNzMzOS4yMDgiLG51bGwsMCxudWxsLCI2NCIsW1siQ2hyb21pdW0iLCIxNDAuMC43MzM5LjIwOCJdLFsiTm90PUE_QnJhbmQiLCIyNC4wLjAuMCJdLFsiR29vZ2xlIENocm9tZSIsIjE0MC4wLjczMzkuMjA4Il1dLDBd&abgtt=6&dt=1759993400106&bpp=1&bdt=188&idt=-M&shv=r20251008&mjsv=m202510060101&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID%3Dcdc9623f03b59812%3AT%3D1741844660%3ART%3D1759993312%3AS%3DALNI_MZF0txRnFbqcgWUPlKzu1_K7Z54ag&gpic=UID%3D0000105f6851e0db%3AT%3D1741844660%3ART%3D1751271762%3AS%3DALNI_MZvWcGHWU37Q45md9Pajb6F3ICqLQ&eo_id_str=ID%3D7fa90dfac209734b%3AT%3D1757575096%3ART%3D1759993312%3AS%3DAA-AfjYIVy1XGQyRXNDDM1LmKgU8&prev_fmts=0x0%2C1200x280&nras=3&correlator=5107031666933&frm=20&pv=1&u_tz=420&u_his=8&u_h=768&u_w=1366&u_ah=728&u_aw=1366&u_cd=24&u_sd=1&dmc=8&adx=106&ady=1469&biw=1351&bih=641&scr_x=0&scr_y=0&eid=31095049%2C31095055%2C31095080%2C31095081%2C31095105%2C95370627%2C95372730%2C31095103%2C95368093&oid=2&pvsid=9002214501936204&tmod=173319045&uas=0&nvt=1&ref=https%3A%2F%2Fwww.inilahkoran.id%2Ftunggu-juklak-juknis-wali-kota-bandung-dukung-gerakan-donasi-seribu-rupiah
ifi=3&uci=a!3&btvi=1&fsb=1&dtd=84 “Jangan sampai kesannya tidak terarah atau malah tidak sesuai aturan. Karena ini soal kepercayaan publik,” tandasnya.
Program rereongan sapoe sarebu menjadi perhatian publik karena menyasar berbagai kalangan, termasuk siswa sekolah. Pemprov Jawa Barat menyebut program ini sebagai gerakan solidaritas sosial yang bersifat sukarela, bukan pungutan wajib. *
