Ketum PERKHIN Suryani mendampingi Menteri PPPA Arifah Fauzi saat pelepasan bantuan Sumatera melalui kapal Kementerian KKP, di Dermaga Muara Baru, Jakarta Utara.
JAKARTA (LB)—PERKHIN (Perempuan Khonghucu Indonesia) bersama MATAKIN (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia) salurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana Sumatera melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar bagi korban bencana khususnya perempuan dan anak seperti pembalut, popok, pakaian dalam, kerudung, dan sebagainya.

Penyerahan bantuan dilakukan di kantor Kemen PPPA pada Jumat (11/12/2025) oleh Ketua Umum PERKHIN Suryani kepada Titi Eko Rahayu, Sekretaris Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Titi Eko Rahayu, didampingi Staf Ahli Menteri bidang Hubungan Kelembagaan Indra Gunawan.
Ketua Umum PERKHIN Suryani menyebut bantuan tersebut dikirim oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Sabtu (13/12/2025) untuk selanjutnya disampaikan kepada para korban yang membutuhkan.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian umat Khonghucu untuk meringankan beban saudara di Sumatera yang terkena musibah bencana. Menurutnya penggalangan bantuan mendapatkan respon sangat positif sehingga dapat terkumpul dengan cepat untuk segera disalurkan mengingat para korban sangat membutuhkan bantuan tersebut,” ujar Suryani, dalam siaran pers tertulis.

Suryani prihatin atas terjadinya bencana ini mengingat banyak sekali korban meninggal dunia bahkan masih banyak yang masih belum ditemukan.
“Kami menadapatkan kabar bahwa para korban bencana yang selamat di pos-pos pengungsian khususnya perempuan dan anak sangat membutuhkan perlengkapan pribadi seperti pembalut, pakaian dalam, kerudung, popok bayi, dan sebagainya sehingga kami berupaya membantu memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut. Selain itu Suryani menyebut kondisi di pengungsian pun sangat rentan terhadap kekerasan baik fisik maupun seksual sehingga memerlukan perhatian khusus kita bersama,” ujarnya.

Suryani berharap kedepan kejadian seperti ini dapat dicegah sehingga tidak ada lagi korban berjatuhan dan semoga para korban yang sekarang di pengungsian dapat kembali membangun hidupnya. Ia juga berterima kasih kepada seluruh donatur yang telah turut bersumbangsih meringankan beban korban ini. Terakhir ia pun mengajak kita semua untuk menyayangi bumi dan menjaga alam agar ekosistem bisa terjaga sehingga segenap makhluk dapat terpelihara. **
