Tuchel Tak Menjamin Tempat Utama untuk Bellingham

Jude Bellingham, Pemain Timnas Inggris.

TAMPA – Thomas Tuchel tak menjamin tempat utama untuk Jude Bellingham di Timnas Inggris pada Piala Dunia 2026. Bellingham pun harus bersaing dengan pemain lain untuk jadi pilihan utama.

Terbaru, Timnas Inggris meraih kemenangan 1-0 atas Selandia Baru pada laga uji coba jelang Piala Dunia di Raymond James Stadium, Sabtu (7/6). Gol tunggal kemenangan Tiga Singa diciptakan oleh Harry Kane.

Tuchel tak memainkan Jude Bellingham sebagai starter di laga ini. Ia lebih memilih menurunkan Morgan Rodgers di belakang Harry Kane dari menit awal.

Bellingham baru dimainkan selepas jeda. Pada laga ini, Tuchel mengganti semua pemainnya saat pergantian babak.

Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa Bellingham takkan jadi pilihan utama Tuchel di Piala Dunia 2026. Apalagi, performa Bellingham di Real Madrid juga sedang menurun. Ia cuma mengemas delapan gol dan lima assist dengan El Real di musim 2025/2026.

Tuchel menegaskan memang tak menjamin Bellingham dapat tempat utama. Pemain 22 tahun ini harus bersaing untuk jadi pilihan utama di Tim Tiga Singa. Meski begitu, Tuchel menilai Bellingham jadi salah satu pemain yang bakal tetap diandalkannya.

“Ya, dia (berjuang untuk mendapatkan tempat). Dia salah satu pemain inti, dia tahu itu, tetapi ada 14, 15 pemain inti potensial. Kemudian ada kelompok khusus dan kemudian ada kelompok pemimpin. Ada pemain yang menyelesaikan pertandingan untuk kami dan mengatur energi dengan benar serta memiliki peran untuk menetapkan standar dan menerima peran mereka untuk jadi pesaing. Peran-peran ini selalu dapat berubah tetapi, dalam pikiran saya, ada 14, 15 pemain inti yang sebenarnya, dan Jude adalah salah satunya,”  kata Tuchel dikutip dari Daily Mail.

Timnas Inggris sendiri menatap Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. The Three Lions disebut mempunyai kombinasi skuad yang bagus.

Banyak pemain bintang mengisi skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Di lini depan, Inggris masih mempunyai pemain seperti Marcus Rashford, Bukayo Saka, Ollie Watkins, Noni Madueke, sampai Ivan Toney.

Sementara di lini tengah, Inggris sisi oleh Bellingham, Declan Rice, Jordan Henderson, sampai Kobbie Mainoo. Lini belakang tak kala mentereng dengan John Stones, Marc Guehi, sampaiNico O’Reilly.

Dengan kombinasi skuad Inggris saat ini, Bellingham pun optimistis bahwa timnya bakal bisa melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

“Ini adalah perpaduan yang bagus-ada pengalaman dan darah muda di sana, serta para pemain yang belum pernah ikut bersama kami sebelumnya; semua itu menciptakan kombinasi yang apik. Kami memiliki kualitas yang melimpah. Bersama para pemain senior seperti sang kapten, Hendo, Stones, dan Picks, kami bisa melangkah jauh,”  kata Bellingham seperti dikabarkan oleh ITV

BBC mencatat, saat mengalahkan Selandia Baru, Inggris mampu mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola 71,7 persen. Inggris mencatatkan 23 tembakan, empat mencapai sasaran.

Kendati tampil dominan, Inggris hanya bisa mencetak satu gol ke gawang Selandia Baru. Eks pemain Liverpool, Stephen Warnock, lebih menantikan kondisi para pemain Inggris selepas pertandingan dibandingkan hasil akhir.

“Ini bukanlah performa yang diinginkan oleh banyak orang. Hal terpenting yang dinantikan setelah ini adalah penjelasan dari Thomas Tuchel seusai pertandingan mengenai apakah semua pemain bisa keluar dari lapangan tanpa mengalami cedera. Begitu para pemain mulai beradaptasi dengan iklim dan cuaca seperti ini,” kata Warnock seperti dikabarkan oleh BBC.

Inggris berada di Grup L  bersama Kroasia, Ghana dan Panama. Pada pertandingan pertama, Inggris akan melawan Kroasia di AT&T Stadium, 17 Juni 2026.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *