Pemain Belanda saat mengalahkan Lithuania.
AMSTERDAM – Timnas Belanda menyegel satu tempat di putaran final Piala Dunia 2026, usai melibas Lithuania 4-0 pada pertandingan pamungkas Grup G Kualifikasi Zona Eropa di Johan Cruijff ArenA, Selasa (18/11) dini hari WIB.
Singa Oranye yang cuma butuh hasil imbang menurunkan tim terbaiknya. Bermain agresif sejak menit awal, mereka membuka keunggulan lewat Tijjani Reijnders pada menit ke-16. Umpan terobosan Frenkie de Jong diteruskan Tijjani dengan sepakan dari dalam kotak penalti.
Di babak kedua, Belanda menaikkan tempo serangan. Cody Gakpo menggandakan keunggulan pada menit ke-58 dari titik putih usai handball pemain Lithuania.
Xavi Simons mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60. Gakpo kali ini jadi pengumpan untuk Xavi dari sisi kiri, dan bola sempat dikuasai sejenak, sebelum dihujamkan ke pojok kiri atas.
Dua menit berselang, Donyell Malen menambah keunggulan Belanda jadi 4-0. Tijjani mengoper bola ke sisi kiri yang ditempati Malen dan kemudian melakukan solo run hingga kotak penalti, yang dituntaskan dengan sepakan ke gawang.
Berkat kemenangan ini Belanda menempati peringkat pertama klasemen akhir Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa dengan 20 poin dari delapan pertandingan.
Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman menegaskan timnya akan terus berbenah. Ia menjelaskan masih ada hal kurang baik yang ditampilkan Belanda selama masa kualifikasi.
“Saya tidak ingin membuat prediksi. Saya pikir kami punya banyak kualitas di skuad kami, dan persaingan untuk memperebutkan tempat juga ketat. Tapi kami harus menyadari bahwa ada momen-momen buruk di babak kualifikasi, di mana standar kami menurun atau kami membuang peluang besar. Kami harus memperbaikinya,” ungkap Koeman.
Mengenai jalannya pertandingan menghadapi Lithuania, Koeman menilai secara keseluruhan Tijjani Reijnders serta kolega sudah menampilkan performa yang baik. “Kami berharap sebelumnya bahwa ini akan menjadi pertandingan di mana kami bermain baik dari menit pertama hingga menit terakhir dan mencetak banyak gol. Di babak pertama, kami seharusnya mencetak dua atau bahkan tiga gol. Ada banyak momen bagus, tetapi juga beberapa momen buruk. Namun secara keseluruhan, ini adalah penampilan yang bagus,” tuturnya.
Bagi Belanda, ini penampilan ke-12 mereka di Piala Dunia atau yang kedua secara beruntun sejak Qatar 2022. Dalam 16 tahun terakhir, Belanda sempat absen di edisi 2018.
Di Piala Dunia terakhir, Belanda cuma sampai perempatfinal karena disingkirkan Argentina. Sementara itu pencapaian terbaik adalah tiga kali finalis 1974, 1978 dan 2010.
Itulah mengapa Belanda tidak mau puas dengan kelolosan ini. Frenkie de Jong selaku andalan di lini tengah memastikan skuad Singa Oranye akan bekerja keras agar bisa tampil oke di Piala Dunia nanti.
Belanda masih punya dua laga friendly di jeda internasional Maret, serta partai uji coba yang biasanya digelar beberapa pekan sebelum Piala Dunia.
“Saya rasa ada beberapa hal bagus dari penampilan kami. Mungkin kami sedikit kelelahan, tapi penonton terhibur setelah jeda babak pertama. Tentu saja Anda ingin mencetak gol sebanyak mungkin, 4-0 okelah. Kini kerja sebenarnya baru dimulai. Kami ingin meningkatkan diri sebaik mungkin dan datang ke Piala Dunia dalam kondisi terbaik,” ujar De Jong di Reuters.***
