Sebagai Bentuk Kepedulian Sosial, YEMI Adakan Baksos Dampak Bencana di Sumut dan Aceh

JAKARTA (LB)—Sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya membantu meringankan masyarakat terdampak bencana, Keluarga besar YEMI (Yayasan Etika Moral Indonesia) mengadakan kegiatan YEMI Peduli yaitu berupa Baksos (bakti sosial) Dampak Bencana Banjir.

Kegiatan baksos yang didukung oleh Dhyana Tara Center, WALUBI, dan KCBI (Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia) DKI Jakarta ini dilakukan dengan menyalurkan bantuan berupa beras dan air minum yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat terdampak bencana banjir di Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Pada Kamis (11/12/2025), YEMI Peduli didukung oleh DPP Martrisia Agung, Dhyana Tara Center, WALUBI, dan KCBI melalui tim di Sibolga menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di daerah Desa Sipange, Kec. Tukka, Kab. Tapteng, Desa Hutanabolon, Kec. Tukka, Kab. Tapteng, Kec. Sibolga Utara, dan Wilayah Santeong, Kota Sibolga.

Pada Senin (22/12/2025) dilaksanakan baksos kedua di wilayah Sibolga Tapanuli Tengah yaitu Desa Bair, Desa Aloban, Desa Tukka Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah.

                Bantuan beras dan air minum disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak bencana di kedua daerah tersebut.

                Tak hanya di Sibolga dan Tapanuli Tengah, YEMI Peduli bersama DPD WALUBI Sumatera Utara juga menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana Aceh dan Sumatera Utara.

                Adapun bantuan yang disalurkan yaitu beras, mie instan, biskuit, air mineral, obat-obatan dan vitamin. Bantuan disalurkan langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana.

                Penyaluran bantuan untuk masyarakat terdampak bencana Aceh dan Sumatera Utara tersebut didukung oleh Dhyana Tara Center, Majelis Rohaniwan Tri Dharma Agung Se Indonesia Pusat Surabaya, WALUBI, dan KCBI DKI Jakarta.

                Ketua Umum YEMI Alex Tumondo mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian untuk meringankan beban saudara di Sumatera yang terkena musibah bencana.

Menurutnya penggalangan bantuan mendapatkan respon sangat positif sehingga dapat terkumpul dengan cepat untuk segera disalurkan mengingat para korban sangat membutuhkan bantuan tersebut.

                Alex Tumondo prihatin atas terjadinya bencana ini mengingat banyak sekali korban meninggal dunia. Dia berharap kedepan kejadian seperti ini dapat dicegah sehingga tidak ada lagi korban berjatuhan dan semoga para korban yang sekarang di pengungsian dapat kembali membangun hidupnya.

Alex Tumondo juga menyampaikan, YEMI mengucapkan terima kasih atas dukungan, donasi dan partisipasi dalam membantu korban banjir di Sumatera Utara.

Para donatur tersebut yaitu  Martrisia Agung Se Indonesia Pusat Surabaya, Dhyana Tara Center, WALUBI, KCBI DKI Jakarta,  Yayasan Sosial Bhakti Moral Surabaya, Kelenteng Po An Kiong Banjarmasin, Brandy Tan, PT. Sunggal Inti Makmur, Djoko Wihardjo yang telah memberikan obat – obatan berupa Samcorbex 60 Box dan Samconal 60 Box, dan seluruh donatur lainnya.

Atas partisipasinya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Utara dan Aceh, YEMI diberikan penghargaan oleh Kodaeral (Komando Daerah Angkatan Laut I).

YEMI dengan Ketua Dewan Pembina Eddie Kusuma, secara rutin mengadakan kegiatan sosial, seperti donor darah, menyalurkan bantuan paket sembako, berpartisipasi dalam pemberian kaki palsu kepada kalangan penyandang disabilitas, dan aksi sosial lainnya. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *