Pergelaran Seba Baduy ditutup pada Minggu (4/5).
SERANG (LB)- Pergelaran Seba Baduy ditutup pada hari Minggu (4/5). Ritual budaya yang diikuti oleh 1.700 warga Baduy ini digelar sejak Jumat, 2 Mei 2025.
Ribuan warga Baduy itu turun gunung sambil membawa hasil bumi ke kantor pemerintahan. Mereka bertemu dengan kepala daerah, yaitu Bupati Lebak, Bupati Pandeglang, dan Gubernur Banten.
Seba Baduy merupakan ritual yang rutin digelar setiap tahun oleh warga Kanekes. Tujuannya untuk bersilaturahmi dengan pemerintah daerah seraya menyampaikan harapan dari masyarakat adat kepada pengambil kebijakan.
Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Banten, Linda Rohyati, mengatakan bahwa Seba Baduy adalah ritual adat budaya yang bukan hanya menjadi warisan daerah yang harus dijaga, tapi juga kekayaan budaya nusantara yang menjadi daya tarik wisatawan nusantara maupun mancanegara.
“Ritual adat ini tentunya harus kita jaga, kita lestarikan,” kata Linda, Minggu (4/5).
Desa Kanekes, tempat tinggal warga Baduy, kini telah menjadi desa wisata saba budaya yang banyak dikunjungi wisatawan untuk mempelajari budaya Baduy.
Hal ini tentu tidak terlepas dari dukungan pemerintah, khususnya Dinas Pariwisata, yang telah meng-endorse dan menjaga kelestarian budayanya.
“Alhamdulillah, telah banyak kita dukung (masyarakat Baduy) dari segi pengembangan kawasan destinasinya, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)-nya, pengembangan industri dan pemasarannya,” ujarnya.
Linda menuturkan, Seba Baduy sudah masuk kalender pariwisata Banten yang disebut Calendar of Event (CoE) Banten.
Seba Baduy juga masuk ke dalam daftar 110 event pada Karisma Event Nusantara (KEN), program dari Kementerian Pariwisata RI.
“Kami, Dinas Pariwisata Provinsi Banten mendukung dan mengantarkan pendaftaran hingga kurasi dan wawancara sehingga Seba Baduy masuk ke dalam KEN 2025. Bahkan dalam tiga tahun berturut-turut, Seba Baduy masuk ke dalam Karisma Event Nusantara,” tuturnya.
Kata Linda, pihaknya akan terus mendukung pelaksanaan Seba Baduy, yang jadi warisan budaya nasional.
“Kami terus beradaptasi dengan perkembangan kemajuan penyampaian informasi khususnya di media sosial sehingga Seba Baduy ini lebih dikenal baik di nusantara maupun mancanegara,” pungkasnya.
Seba Baduy tahun ini telah sukses menarik banyak wisatawan. Bahkan, belasan kedutaan besar ikut hadir guna menyaksikan kelangsungan ritual adat ini. *
