dr. Vikie Nouvrisia AM Gizi SpGK.
CIBINONG (LB)- Rumah Sakit Umum Daerah Bakti Pajajaran Cibinong, Kabupaten Bogor, mensosialisasikan tentang Gizi di Indonesia saat ini menghadapi masalah gizi ganda, seperti gizi buruk (stunting dan wasting), kelebihan berat badan, dan defisiensi gizi mikro.
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui RSUD Bakti Pejajaran berupaya mengatasi masalah tersebut melalui program-program seperti Makan Bergizi, untuk meningkatkan asupan gizi anak dan mencegah masalah gizi yang lebih parah lagi, dengan cara mengatur pola hidup sehat dan pola makan.
Permasalahan Gizi di Indonesia
Beban Gizi Ganda: Indonesia masih bergulat dengan tiga beban malnutrisi, yaitu gizi buruk (stunting dan wasting), kelebihan berat badan, dan kekurangan gizi mikro. Hal tersebut disampaikan, dr. Vikie Nouvrisia AM Gizi SpGK dokter Spesialis Gizi, dengan cara “Diet yang Tepat dan Sesuai”
pada saat jumpa Pres dengan media di ruang Poli Eksekutif Azalea RSUD Bakti Pejajaran Kamis (20/11).
Lebih lanjut Vikie menjelaskan, Stunting Prevalensi stunting masih menjadi tantangan. Meskipun ada penurunan, target 18,8% pada 2025 belum tercapai dan membutuhkan upaya ekstra di provinsi-provinsi dengan angka stunting tertinggi khusus di Kabupaten Bogor ini.

Rumah Sakit Umum Daerah Bakti Pajajaran Cibinong, Kabupaten Bogor.
Gizi Mikro: Indonesia masih mengatasi masalah defisiensi gizi mikro seperti Kekurangan Vitamin A, Gangguan Akibat Kurang Iodium, dan Anemia Gizi.
Kekurangan Gizi: Beberapa anak hanya mengonsumsi makanan dengan kalori rendah dan minim protein, diperparah oleh infeksi seperti diare dan penyakit lainnya. “Kami berupaya agar semua pihak peduli masalah gizi tersebut, seperti menyediakan makanan bergizi masyarakat, terutama anak-anak, dan dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk kesehatan dan masa depan bangsa.
Ketika ditanya untuk mengantisipasi kelebihan berat badan dan gizi buruk, dr. Vikie menjelaskan, agar menjaga pola hidup, tentunya dengan berolahraga dan makanan yang bergizi secara teratur dan rutin, termasuk makan malam dibolehkan, asalkan setelah makan jangan lansung tidur, harus 2 – 3 jam setelah makan baru tidur.
Terkait dengan maraknya iklan di mensos, tentang mudahnya menurunkan berat badan secara drastis, dr Vikie menyarankan jangan terlalu percaya begitu saja, karena proses badan gemuk saja ada tahapannya, bertahun tahun, tidak mungkin menurunkan kelebihan berat badan tersebut secara instan tegasnya. zai/gio
