Kylian Mbappe berusaha melewati penjagaan pemain Girona.
GIRONA – Real Madrid hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan tuan rumah Girona, pada laga lanjutan Liga Spanyol yang berlangsung di Montilivi, Senin (1/12) dinihari WIB.
Azzedine Ounahi bikin tuan rumah unggul berkat golnya di menit ke-44. Namun Kylian Mbappe menyelamatkan Madrid lewat titik putih di menit ke-65.
Real sebenarnya sempat bikin gol di menit ke-40 lewat Mbappe. Namun gol ini dianulir karena Mbappe lebih dulu handball sebelum bikin gol.
Hasil ini bikin Madrid gagal menyalip Barcelona di puncak klasemen. Los Blancos berada di posisi kedua dengan 33 poin tertinggal satu angka dari El Barca. Sementara, Girona masih berada di zona degradasi. Mereka di posisi ke-18 dengan 12 poin.
Terkait hasil ini, pelatih Real Madrid Xabi Alonso tetap tenang, padahal mereka dalam tren tiga hasil imbang beruntun di Liga Spanyol. Bahkan ia menegaskan bahwa Los Blancos masih berada dalam jalur persaingan lantaran musim masih panjang dan peluang bangkit tetap terbuka.
“Pada babak kedua kami membaik, kami punya lebih banyak peluang. Kami tidak klinis, tetapi musim sangat panjang dan kami harus terus melaju,” kata Alonso dikutip dari ESPN.
Rentetan hasil imbang kontra Rayo Vallecano, Elche dan Girona serta ditambah kekalahan Liga Champions dari Liverpool memunculkan keraguan publik terhadap proyek Alonso, meski Madrid sempat tampil impresif dengan memenangi 10 dari 11 laga awal liga.
Alonso menegaskan bahwa dinamika musim memang berubah-ubah. “Saya suka reaksi pemain, memang tidak cukup untuk menang, tapi kami hampir melakukannya. Hanya perlu diketahui situasi satu musim memang sering berubah,” ” ujarnya.
Madrid akan kembali bertanding pada Kamis (4/12) dini hari WIB melawan Athletic Bilbao dan Alonso menyebut laga tersebut sebagai kesempatan untuk kembali ke jalur kemenangan. “Kami punya peluang pada hari Rabu (Kamis dinihari) di Bilbao, kita lihat saja nanti,” katanya.
Sementara itu Rodrygo lagi-lagi gagal menjebol gawang lawan. Ia menorehkan rekor buruk di klub itu.
Bermain selama kurang lebih 20 menit, Rodrygo gagal mencatatkan satu pun attempts dan cuma sekali menyentuh bola di kotak penaltti. Alhasil, sorotan kembali mengarah kepada pesepakbola 24 tahun itu.
Rodrygo kembali tidak mampu menunjukkan gigi di depan sang pelatih Xabi Alonso. Padahal Rodrygo selama ini kekurangan jam terbang karena kalah bersaing dengan Arda Guler yang lebih dipercaya sebagai penyerang kanan.
Kegagalan Rodrygo ini membuatnya sebagai pemain dengan puasa gol terlama sepanjang sejarah Madrid! Rodrygo sudah melewati 30 pertandingan tanpa gol.
Terakhir kali Rodrygo mencetak gol adalah ke gawang Atletico Madrid di Liga Champions 4 Maret. Bahkan Rodrygo sudah 10 bulan tidak bikin gol di LaLiga sejak terakhir menjebol gawang Las Palmas pada 19 Januari.
Rentang puasa gol Rodrygo sejatinya sama dengan Mariano Diaz yakni 30 laga. Tapi, secara total waktu bermain, Rodrygo sudah mencapai 1.339 menit, sementara Diaz cuma 986 menit.
Jika Rodrygo melempem, Mbappe semakin memantapkan posisinya di puncak daftar top skor Liga Spanyol. Ia menjauh dari para rivalnya dengan 14 gol di puncak daftar top skor Liga Spanyol.
Ia unggul cukup jauh dari pesaing-pesaing terdekatnya. Robert Lewandowski masih ada di posisi kedua dengan delapan gol. Penyerang Mallorca Vedat Muriqi menyamai Lewandowski usai mencetak dua gol ke gawang Osasuna untuk membantu timnya menang 3-1.***
