Real Madrid Harus Menyadari Bahwa Laga di Etihad Selalu Sulit

Thibaut Courtois, Kiper Real Madrid.

MADRID – Real Madrid diperingatkan agar tidak terlena dengan keunggulan di leg pertama. Pasalnya, Madrid pernah menderita sejumlah kekalahan di markas Manchester City.

Madrid memang tampil cemerlang saat membenamkan Man City 3-0 pada leg I babak 16 besar Liga Champions, di Santiago Bernabeu, Kamis (12/3) dinihari WIB. Federico Valverde jadi bintang kemenangan Los Blancos setelah mengemas hat-trick.

Tak bisa dipungkiri bahwa Madrid sudah menginjakkan satu kaki buat melangkah lebih jauh. Dengan demikian, Madrid akan lolos ke perempatfinal dengan hasil imbang dengan skor berapa pun, bahkan tetap melaju apabila kalah tidak lebih dari dua gol.

Sebaliknya, Manchester City menghadapi tantangan berat untuk comeback. The Citizens akan membutuhkan kemenangan paling tidak dengan selisih empat gol di leg kedua untuk menyingkirkan Madrid.

Kiper Madrid Thibaut Courtois mengaku puas dengan performa timnya saat mengalahkan Man City. Meski begitu, Madrid diwanti-wanti agar menjaga fokus saat gantian melewat ke Stadion Etihad, pekan depan.

“Ini kan baru setengah seri, tapi saya sangat senang dengan penampilan tim, dengan intensitasnya, dengan pekerjaan, berjuang untuk satu sama lain, dan itu indah. Kami tidak mencari-cari alasan untuk cedera, dan kami berjuang sampai akhir. Ini adalah sebuah hasil yang menyenangkan, tapi ini hanya sebuah langkah kecil. Saya masih ingat kekalahan-kekalahan lain di Etihad, apapun bisa terjadi dan kami harus tetap fokus,”  kata pemain internasional Belgia itu di laman resmi Real Madrid.

Real Madrid tercatat tujuh kali bertamu ke kandang Manchester City di Liga Champions. Hasilnya, Madrid menang dua kali dan menderita tiga kekalahan. Salah satu kekalahan itu diterima dengan skor telak 0-4 pada semifinal leg kedua 2022/2023, ketika Man City akhirnya keluar sebagai juara.

Manajer City Pep Guardiola mengakui bahwa El Real memang berkualitas. Di leg pertama Madrid mencatatkan percobaan lebih banyak, yakni 12 kali. Sementara itu, Man City hanya menembak delapan kali.

Guardiola menilai bahwa Man City semestinya bisa meraih hasil lebih baik. Ia menegaskan bahwa timnya akan berupaya semaksimal mungkin untuk bangkit pada pekan depan saat menjamu Madrid di Etihad Stadium.

“Real Madrid memiliki kemampuan dan kualitas. Itulah kenyataannya. Saya merasa kami bermain lebih baik daripada hasil yang diraih. Sekarang adalah waktunya untuk pulih. Kami akan bertandang ke markas West Ham, yang mana itu akan menjadi laga yang sulit,” kata Guardiola seperti dikabarkan oleh TNT Sports.

 Winger Manchester City Jeremy Doku yakin timnya punya kualitas untuk membalas. Pertandingan leg kedua akan digelar di Etihad Stadium, Rabu (18/3) dini hari WIB. Dengan dukungan suporter di kandang sendiri, Doku yakin City bisa mencari jalan untuk comeback.

“Mereka mencetak tiga gol dan kemudian sulit untuk mengejar karena mereka main sangat defensif, tapi saya rasa jika kami mencetak gol di peluang pertama, pertandingan akan berbeda. (Penyelamatan Gianluigi Donnarumma) sangat membantu kami, kami masih percaya diri,” lanjutnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *