Rayakan HUT ke-10, YEMI Hadir untuk Membangun Etika dan Moral Masyarakat

Prosesi potong kue ulang tahun.

JAKARTA—Keluarga besar YEMI (Yayasan Etika Moral Indonesia) merayakan HUT (hari ulang tahun) ke-10 di Queen Palace Restaurant, Jalan Kali Besar, Jakarta, Sabtu (17/5/2025) malam.

          Perayaan yang yang diselenggarakan ini merupakan bentuk rasa syukur, dan diharapkan dapat mempererat rasa kebersamaan.

          Acara dihadiri oleh Ketua Yayasan Pewaris YEMI dari Kota Kinabalu Sabah Malaysia Mr. Tai Ying Kiong, Ketua Pembina YEMI  Eddie Kusuma, S.H., M.H, Pembimas Buddha Suliarna. S. Ag. M.Pd yang mewakili Dirjen Bimas Buddha Drs. Supriyadi. M.Pd.

          Kemudian hadir pula sejumlah tokoh, antara lain HM Anda Hakim, Taosu Agung Kusumo, dan ratusan tamu undangan.

          Ketua Umum YEMI Alex Tumondo dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih kepada hadirin semuanya yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir di acara ulang tahun YEMI yang ke-10 tahun ini.

          Alex Tumondo berharap, YEMI yang sudah genap berumur 10 tahun dapat terus berkembang untuk bisa membantu lebih banyak lagi kepada masyarakat luas.

          Ketua Pembina YEMI  Eddie Kusuma mengatakan selama 10 tahun berdiri, dalam perjalanannya YEMI banyak mengalami suka maupun duka dan telah membuahkan hasil sesuai dengan visi dan misinya, yaitu yayasan ini dibentuk untuk kepentingan masyarakat, khususnya membangun etika dan moral masyarakat.

“Kita lihat penuhnya ruangan ini sama- sama merayakan ulang tahun ke-10, tentu yang kita pantas dan banggakan adalah bahwa YEMI telah berada di hati masing-masing kita semuanya. YEMI harus berada di tubuh masing-masing kita. Karena dalam konteks situasi sekarang ini etika dan moral ini sesuatu yang tidak bisa dipisahkan, dan harus dimiliki oleh setiap orang, maupun setiap organisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini,” ujar Eddie.

Pengurus YEMI berfoto bersama para tokoh yang hadir.

Dia pun berharap, ulang tahun ke-10 ini bisa menjadi momen untuk mengevaluasi kembali apa yang sudah dikerjakan, dan apa kemanfaatannya untuk semua masyarakat.

          Sementara itu, Pembimas Buddha Suliarna. S. Ag. M.Pd memandang selama 10 tahun ini YEMI sudah membuktikan bahwa nilai-nilai etika dan moral dapat diwujudkan dalam bentuk aksi nyata.

          “Saya dari perwakilan pemerintah, berikan apresias dan penghargaan yang luar biasa terhadap YEMI yang tidak hanya membawa misi Buddhis, tetapi juga menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama dan ras. Semangat welas asih dan cinta kasih yang menjadi jiwa dari setiap kegiatan YEMI sejalan dengan ajaran luhur Buddha dalam membangun kehidupan harmonis dan penuh kedamaian,” ujarnya.

Prosesi sembahyang bersama.

          Lebih lanjut Suliarna berharap dimasa mendatang YEMI akan terus berkembang menjadi teladan dalam menyebarkan nilai – nilai moral.

“Semoga terus berjalan dan tetap pada komitmen nilai-nilai luhur dan menjadi cahaya kebaikan dan kebajikan bagi bangsa dan umat manusia,” pungkasnya.

Sesi talkshow bersama Roy Kiyoshi.
Suasana perayaan HUT YEMI ke-10.

Pada perayaan ulang tahun ini juga diadakan talkshow yang menghadirkan Roy Kiyoshi, seorang paranormal, aktor, dan personaliti televisi Indonesia.

Roy Kiyoshi yang dikenal sebagai orang yang mempunyai kemampuan indigo, pada kesempatan ini mengapresiasi YEMI yang banyak melakukan kegiatan sosial. Dia mengaku terinspirasi dengan apa yang dilakukan oleh YEMI, hingga dirinya juga senang melakukan kegiatan sosial.

Sebelum perayaan ulang tahun, para pengurus dan anggota YEMI melakukan sembahyang bersama dan konsultasi spiritual, di Gedung YEMI, Jalan Pluit Karang Sari XV No.105, Muara Karang, Jakarta Utara.  **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *