Para peserta Rakernas berfoto bersama.
JAKARTA (LB)—-DPP ADYTI (Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia) baru saja sukses menggelar Rakernas (Rapat Kerja Nasional) ke-II tahun 2026. Rakernas mengusung tema Konsolidasi Organisasi dan Penguatan Sinergi Program Kerja.
Kegiatan yang dikemas secara hybrid, baik offline maupun virtual (online) ini dilangsungkan pada Minggu (12/4/2026) di Function Room Tower 2, Apartemen Senayan Residence, Jakarta Selatan.


Dihadiri oleh Ketua Umum DR (H.C.) Drs Efendi Hansen Ng, Dewan Pembina Wirawati Hartawan, Wirawan Hartawan dan Perdaningrum Yuniarti, Dewan Penasehat Tantro Sugio, Ketua Harian Hermina Hasibuan, para pengurus DPD ADYTI serta para Ketua Bidang DPP ADYTI. Hadir pula Koordinator Inorga OKK KORMINAS Ambar Susilastuti.
Ketua Umum DR (H.C.) Drs Efendi Hansen Ng yang membuka Rakernas tersebut, dalam sambutannya mengatakan dalam satu tahun perjalanan, sejak Rakernas pada 12 April 2025 dan pelantikan pengurus pusat masa bakti 2025 – 2030, ADYTI terus menunjukkan perkembangan yang positif.


“Kita telah berhasil memperluas organisasi dengan terbentuknya DPD yang baru antara lain Jawa Timur, Sumatera Utara dan Kalimantan Timur, saat ini ADYTI telah berada di 16 provinsi. Dalam waktu dekat, kami akan segera melantik OPD ADYTI Provinsi Sulawesi Tengah yang akan menjadi tuan rumah FORNAS 2027, Kalimantan Barat dan Palu,” jelas Efendi Hansen.
Selain itu, tambahnya, program ToT (Training of Trainers) tingkat nasional di Surabaya dan Jakarta juga telah terlaksana sebagai langkah awal standarisasi kualitas pelatih.

Meski begitu, kata Hansen, tantangan ke depan masih begitu besar. Pengurus harus terus memperkuat organisasi, memperluas jangkauan, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai agenda penting, termasuk FORNAS 2026 di Palu.
Oleh karena itu, melalui Rakernas ini, Efendi Hansen segenap pengurus untuk memperkuat konsolidasi organisasi dari pusat hingga daerah, mensinergikan program kerja secara lebih terarah, dan mempercepat pembentukan DPD di seluruh Indonesia.

Disamping itu juga serius membangun regenerasi anggota muda, tanpa meninggalkan peran penting para pegiat senior yang selama ini menjadi kekuatan utama ADYTI.
Lebih lanjut Efendi Hansen mengingatkan bahwa dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, dirinya meyakini ADYTI akan semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat Indonesia.

Sementara itu Ketua Panitia Rakernas Harti dalam kata sambutanya mengajak kepada semua pihak untuk menjadikan Rakernas ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, mempererat sinergi, dan melahirkan langkah-langkah nyata demi kemajuan ADYTI.
“Dengan kebersamaan dan semangat yang sama, saya yakin kita mampu membawa organisasi ini menjadi lebih solid, adaptif, dan berdampak ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut Harti mengatakan bahwa dengan jumlah kehadiran peserta sebanyak 59 orang, terdiri dari 27 peserta luring/offline dan 32 peserta daring, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen semuanya dalam memajukan ADYTI ke depan.
Sebagai informasi tambahan dalam Rakernas yang berjalan dinamis dan interaktif tersebut, juga dibahas agenda pelaksanaan lomba memperebutkan piala Gubernur Sumut Cup yang mendapat dukungan dari Gubernur Sumatera Utara, dengan tuan rumahnya DPD ADYTI Sumatera Utara. **
