JAKARTA – PT Pertamina International Shipping (PIS) menorehkan prestasi internasional dengan meraih delapan penghargaan bergengsi dalam ajang 17th Annual Global CSR and ESG Summit and Award yang diselenggarakan di Ho Chi Minh City, Vietnam.
Corporate Secretary PIS Muhammad Baron mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas komitmen dan inovasi PIS dalam penerapan prinsip corporate social responsibility (CSR) dan environmental, social, and governance (ESG) dalam industri marine logistic.
“Penghargaan yang diraih PIS ini semakin mencerminkan dedikasi perusahaan dalam membangun bisnis yang berkelanjutan, inovatif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (10/3).
Ke-8 kategori penghargaan yang diterima oleh PIS adalah Excellence in Provision Of Literacy & Education Award – Gold, Product Excellence Award – Platinum, Best CEO – Platinum, Best CFO – Platinum, Best Corporate Communications & Investor Relations Team – Platinum, Best Environmental Excellence Award – Silver, Empowerment of Women – Gold dan Best Community Program – Silver.
Baron pun mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian tersebut. “Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari upaya berkelanjutan PIS dalam menjalankan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada profit semata, tetapi juga mengedepankan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” sebutnya.
Keberhasilan tersebut, lanjut Baron, semakin memperkuat posisi PIS sebagai pemain utama dalam industri marine logistic yang tidak hanya mengedepankan efisiensi dan inovasi, tetapi juga berkontribusi terhadap transisi energi serta praktik bisnis yang berkelanjutan.
Hingga 2025, PIS terus memperkuat langkahnya dalam mengembangkan armada kapal yang ramah lingkungan, infrastruktur hijau, serta solusi berbasis teknologi untuk mendukung transisi energi global, sejalan dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang lebih luas.
Seluruh langkah tersebut sejalan dengan visi jangka panjang PIS untuk mencapai net zero emission (NZE) pada 2050, sesuai dengan target International Maritime Organization (IMO).
Untuk itu, PIS telah menyusun roadmap keberlanjutan hingga 2034, dengan target peningkatan kontribusi bisnis hijau hingga 34 persen serta penurunan emisi karbon sebesar 32 persen. Implementasi teknologi ramah lingkungan terus diperkuat, termasuk pengadopsian bahan bakar ramah lingkungan B40, penerapan dual-fuel engine, serta desain green ship dengan sistem pengolahan air ballast dan scrubber, guna memastikan bahwa operasional pelayaran tetap berkontribusi terhadap keberlanjutan tanpa mengurangi efisiensi bisnis.***
