PINTI Berpartisipasi dalam Ikrar Bersama Bangkit Lawan Kekerasan yang diadakan Kemen PPPA dan Kemenbud

Perwakilan PINTI Dr. Yenny Rosa, Lindawati, Bella, SH, dan Henny Rosa.

JAKARTA (LB)—PINTI (Perempuan Indonesia Tionghoa) Pusat  menghadiri sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan Ikrar Bersama Bangkit Lawan Kekerasan yang diadakan oleh Kemen PPPA (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) bersama Kemenbud (Kementerian Kebudayaan).

          Ikrar bersama dilakukan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, pada Rabu (20/5/2026) dan dilangsungkan di Museum Kebangkitan Nasional Jakarta.

PINTI Pusat  diwakili oleh Dr. Yenny Rosa A.Md, Akun.S.H.,MH. (Sekretaris PINTI Pusat), Lindawati, Bella, SH, dan Henny Rosa (Humas PINTI).

Dr. (H.C.) Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid.
Menteri PPPA Arifah Fauzi.

          Acara berlangsung secara seremonial yang dihadiri oleh  berbagai unsur masyarakat, tokoh lingkungan, aktivis sosial, media dan tamu undangan dari Kemen PPPA beserta Kementerian Kebudayaan yang turut memberikan dukungan terhadap gerakan moral demi terciptanya lingkungan yang aman, damai dan harmonis.

Bella SH dan Menteri PPPA Arifah Fauzi.

          Kekerasan merupakan kejahatan kemanusiaan. Kekerasan memberikan dampak buruk pada korbannya, bukan hanya fisik korban, namun juga dampak psikologis,dampak sosial dan dampak ekonomi.

Sebagian besar korban adalah perempuan dan anak. Hal ini ditunjukan dengan tingginya angka prevalensi kekerasan terhadap perempuan dan anak. Survei Pengalaman Hidup Perempuan Hidup Anak dan Remaja tahun 2024 mencatat 1 dari 2 anak usia 13-17 pernah mengalami kekerasan dalam bentuk apapun di sepanjang hidupnya.

Komitmen Negara untuk melindungi perempuan dan anak dan kekerasan diwujudkan dalam berbagai kebijakan dan peraturan perundang-undangan yang mengakar pada konstitusi, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Upaya tersebut perlu diperkuat dengan meneguhkan kembali komitmen seluruh pihak untuk menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dr. Yenny Rosa, Lindawati, Bella, SH, dan Henny Rosa berfoto bersama Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Isyana Bagus Oka.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 2026 menjadi momentum strategis untuk peneguhan komitmen melalui Ikrar Bersama Bangkit Lawan Kekerasan: #Saya Tidak Mau Menjadi Korban dan Tidak Mau Menjadi Pelaku Kekerasan.

Pembacaan Ikrar Bersama Bangkit Lawan Kekerasan: #Kami Tidak Mau Menjadi Korban dan Tidak Mau Menjadi Pelaku Kekerasan tersebut dipimpin langsung oleh Ibu Negara RI ke-4, Dr. (H.C.) Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid bersama Menteri PPPA Arifah Fauzi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, serta Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *