Foto bersama Janto Tjahjadin, Lurah Nia Istiani, Indah Ratna Djuwita bersama seluruh Anggota Perhimpunan Teo Chew Indonesia yang terlibat langsung dalam Semarak Perayaan HUT ke-80 RI. (Foto-foto: ist)
JAKARTA – Perhimpunan Teo Chew Indonesia menggelar acara Semarak Perayaan HUT ke-80 RI, yang berlangsung di gedung Perhimpunan Teo Chew Indonesia, Rukan Sentra Latumenten, Jl Prof Latumenten, Jakarta, Sabtu (16/8) dan Minggu (17/8).
Pada hari pertama, dilangsungkan berbagai lomba untuk anak dan dewasa yang diikuti oleh pengurus dan anggota keluarga besar Perhimpunan Teo Chew Indonesia. Ada perlombaan Bakiak, Balap Kelereng, Egrang, Makan Kerupuk, Balap Karung, dan lain-lain. Lalu pada hari kedua, dilangsungkan Turnamen Ping Pong Teo Chew.

Kegiatan ini dimotori oleh Seksi Sosial Perhimpunan Teo Chew Indonesia yang dipimpin Indah Ratna Djuwita. Hadir juga Lurah Jelambar Baru, Nia Istiani.
Rangkaian acara Sabtu diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan beberapa sambutan singkat, lalu penyerahan secara simbolis kepada Kelurahan berupa bantuan Perhimpunan Teo Chew Indonesia bagi pengidap Tuberkulosis Paru dan Balita Gizi Buruk di lingkungan Jelambar Baru.

Nia Istiani menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut, dan menyatakan kekaguman atas semangat para Anggota Perhimpunan Teo Chew Indonesia dalam merayakan ulang tahun kemerdekaan RI. Nia sendiri mengikuti lomba balap bakiak beregu.

Sebelum rangkaian perlombaan, diadakan senam bersama oleh kelompok senam beranggotakan ibu-ibu Anggota Perhimpunan Teo Chew Indonesia yang dengan sangat energik diiringi lagu Gemu Fa Mi Re mengangkat suasana dan membangkitkan antusiasme hadirin.
Kegiatan hari itu berakhir pada pukul 16.00 WIB, dilanjutkan pembagian hadiah dan ramah tamah.

Demikian juga dengan Turnamen Ping Pong Teo Chew (Minggu, 17 Agustus) yang diakhiri dengan pembagian hadiah.

Ketua Perhimpunan Teo Chew Indonesia, Janto Tjahjadin mengaku gembira dengan pelaksanaan acara ini. Ia mengatakan peringatan HUT RI bukan sekadar momen perayaan, tapi juga saat yang mengingatkan seluruh anak bangsa akan perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa. “Semangat juang dan persatuan yang mereka tinggalkan adalah warisan berharga yang harus kita jaga, apalagi dalam membangun masa depan yang lebih baik,” kata Janto.

Diungkapkan Janto, Perhimpunan Teo Chew Indonesia selalu berkomitmen ikut memperkuat persatuan, menjaga kerukunan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Kehadiran kita di sini adalah bukti bahwa cinta Tanah Air tak mengenal batas suku, bahasa maupun budaya. Di usia kemerdekaan yang ke-80 ini, mari kita perkuat semangat gotong royong, tingkatkan rasa toleransi dan terus berjalan bersama demi Indonesia yang semakin maju, adil dan sejahtera. Dirgahayu Republik Indonesia ke-80. Semoga Tuhan selalu memberkati bangsa dan negara tercinta ini,” kata Janto.***

