Ryan Gravenberch dan Virgil van Dijk, Pemain Liverpool.
LIVERPOOL – Ryan Gravenberch jadi bintang kemenangan Liverpool di Derby Merseyside. Kapten The Reds Virgil van Dijk pun dibuat terpukau.
Menghadapi Everton di Anfield, Sabtu (20/9) malam WIB, Gravenberch membuka keunggulan pada menit ke-10 menyambut umpan lob Mohamed Salah.
Gravenberch kemudian membidani gol kedua Liverpool yang dibikin Hugo Ekitike pada menit ke-29. Liverpool akhirnya menang 2-1 setelah Everton mencetak gol lewat Idris Gueye di babak kedua.
Gravenberch dinobatkan sebagai man of the match berkat satu gol dan satu assist. Dia jadi pemain termuda yang melakukan itu di laga Derby Merseyside.
Dia juga membuat lima tekel dan satu intersep selama 90 menit di lapangan. Ini jadi bukti makin pentingnya Gravenberch setelah jadi kunci Liverpool juara Liga Inggris musim lalu.
“Tidak cuma musim ini, dia sudah bermain seperti itu sejak musim lalu. Dia luar biasa. Begitu penting untuk gaya bermain kami. Anda bisa lihat betapa seringnya saya mencari dia. Itu menguntungkan dia, saya dan tim. Dia dalam kondisi sempurna. Dia lagi dalam performa terbaik selama kariernya. Dia harus bisa mempertahankan itu. Dia masih muda,” ujar Van Dijk di ESPN.
Van Dijk menambahkan sangat senang dengan performa bagus rekannya itu. “Ekspektasi untuknya selalu ada dan itulah yang ingin dia capai setiap 3-4 hari sekali. Tantangan yang menyenangkan. Saya turut senang karena dia sudah bekerja keras untuk bisa mencapai ini,” kata kompatriot Gravenberch di Timnas Belanda itu.
Kemenangan Liverpool tentu menjaga start sempurna di Premier League, memenangi lima pertandingan pertama. Peran Gravenberch tentu selalu ditunggu seperti saat melawan Everton.
Gravenberch punya peran masif dalam hasil tersebut. Golnya pada menit ke-10 menyambut umpan lob Mohamed Salah dengan sepakan voli terarah. Lalu umpan terobosannya diselesaikan Hugo Ekitike untuk membawa Liverpool unggul 2-0 pada menit ke-29.
“Mo (Salah) mendapatkan bolanya dan saya tahu ketika dia menguasai bola, ada ruang besar di belakang pertahanan lawan. Saya tak berpikir banyak dan langsung memasukkannya saja,” kata Gravenberch terkait golnya, kepada BBC.
Meski Everton merepotkan di babak kedua dan mencetak gol balasan lewat Idrissa Gueye, Liverpool menjaga skor tak berubah lagi. Mudah untuk menyebut Gravenberch sebagai faktor kunci kemenangan itu, di saat pemain-pemain seperti Mohamed Salah, Cody Gakpo dan Dominik Szoboszlai relatif tak bersinar.
Selain gol dan asist, yang membuatnya jadi pemain termuda mencetak catatan itu di derby Merseyside, Gravenberch juga melakukan lima tekel sukses dan satu intersepsi.
Ia menjaga permainan Liverpool tetap seimbang dengan menjadi filter sebelum lawan menghadapi pertahanan. Penampilannya memungkinkan Liverpool menguasai posisi teratas untuk setidaknya sepekan lagi.
“Sangat senang tentunya. Menghadapi Everton itu sulit tapi kami tampil sangat baik dan pada akhirnya bisa mendapatkan tiga poin, jadi saya senang sekali,” imbuh Gravenberch.
Selain Gravenberch, Hugo Ekitike juga yang paling mentereng di awal musim ini. Striker berusia 23 tahun itu digaet dari Eintracht Frankfurt pada Juli 2025 seharga 79 juta Pound. Merseyside Merah memberi kontrak berdurasi 6 tahun buat sang pemain. Kerja sama Gravenberch dan Ekitike tentu selalu ditunggu dalam berbagai laga sepanjang perjalanan musim ke depan.***
