Pemprov Jabar Gelontorkan Rp 6 Miliar untuk Program Siswa Masuk Barak Militer

Sekda Jabar, Herman Suryatman.

BANDUNG BARAT (LB)- Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6 miliar untuk program pembinaan kedisiplinan dan bela negara bagi siswa SMA dan SMK yang terindikasi terlibat dalam kenakalan remaja.

Program ini bertujuan untuk mendisiplinkan siswa yang tercatat sebagai nakal dengan melibatkan mereka dalam kegiatan di Depo Pendidikan (Dodik) Bela Negara Rindam III Siliwangi yang terletak di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

“Kami sudah set up, itu ada Rp 6 miliar untuk SMA/SMK. Kami akan back up langsung itu dari APBD Jawa Barat,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, saat ditemui di Lembang, Senin (5/5).

Dengan anggaran tersebut, Pemprov Jabar menyiapkan kuota untuk 900 siswa yang akan mengikuti program ini. “Kurang lebih untuk 900 siswa. Gelombang pertama 350 siswa. Nanti kita lihat kuantitatifnya disesuaikan dengan kebutuhan,” tambah Herman.

Materi yang akan diajarkan selama program di barak militer mencakup berbagai aspek, termasuk bela negara, wawasan kebangsaan, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), kedisiplinan, baris berbaris, antinarkoba, serta keagamaan atau spiritualitas.

Selain itu, program ini juga akan mencakup dua jam setiap harinya untuk materi formal yang sesuai dengan kurikulum sekolah. “Untuk tahap pertama sesuai standar dari Dodik. Mereka akan dibina di sini, dibina kepemimpinan, kedisiplinan, bela negara, selama dua minggu,” jelas Herman.

Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa yang terlibat, dengan tujuan utama meningkatkan disiplin dan kesadaran akan pentingnya bela negara. Kabupaten Purwakarta sudah mengirim siswa yang tercatat bermasalah ke barak militer. Setelah Purwakarta, Kabupaten Cianjur akan mulai menitipkan siswa bermasalah ke barak militer. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *