Pemain Arsenal saat mengalahkan Athletic Bilbao.
BILBAO – Arsenal mengawali Liga Champions dengan kemenangan 2-0 atas tuan rumah Athletic Bilbao. Bertanding di San Mames, Rabu (17/9) dini hari WIB, gol dari Gabriel Martinelli (72) dan Leandro Trossard (87) kunci tiga poin buat The Gunners.
Mulanya pasukan Mikel Arteta cukup kerepotan menghadapi tekanan agresif Athletic. Baru di babak kedua Arsenal bisa lebih bermain di lapangan, seiring mengendurnya tekanan dari tuan rumah.
“Kami tahu bahwa 20-25 menit awal akan sangat berat, terutama dengan cara main mereka, sangat intens, banyak pemain yang bertipe direct, banyak sekali duel. Saya rasa setelah itu kami mulai berkembang di pertandingan ini dan kami jauh lebih fasih, dominan serta lebih mengancam di babak kedua. Dan pada akhirnya, para pemain yang menyelesaikan pertandingan, mereka berdampak buat kami untuk meraih kemenangan dan secara keseluruhan, saya sangat senang,” kata Arteta di situs klub.
Masuknya Trossard menggantikan Viktor Gyokeres pada menit ke-65, lalu Martinelli untuk Eberechi Eze tujuh menit berselang, jadi momen menentukan. Arteta bersyukur para pemain ini menjawab kepercayaan dan tugasnya dengan baik, meski memulai dari bangku cadangan.
“Mereka setidaknya sama pentingnya, atau bahkan lebih penting. Kami sudah mendiskusikannya. Kadang-kadang akan lebih penting dibandingkan para pemain yang jadi starter musim ini,” ujar Arteta.
Khusus untuk Martinelli, ia langsung gaspol setelah masuk lapangan. Dia menerima bola lambung di dekat garis tengah sebelum membawanya masuk ke kotak penalti Bilbao dan menembaknya ke dalam gawang.
Squawka mencatat, hanya butuh 46 detik bagi Martinelli untuk mencetak gol setelah masuk menggantikan Eze. Itu menjadi gol pertama Arsenal di Liga Champions 2025/2026,
Arteta menegaskan, winger asal Brasil itu menunjukkan profesionalitas yang luar biasa. “Benar-benar pantas mendapatkannya. Saya mengagumi Gabriel. Sikapnya, komitmennya, kepositifannya, dan apa yang rela ia lakukan untuk tim. Sebagai keluarga, kami tentu menghargai semua kualitas yang ia miliki, dan apa yang ia bawa ke dalam tim. Saya sangat senang hari ini ia memutuskan untuk memilih dua opsi tersebut,” tutur Martinelli.
Arsenal memang punya kedalaman skuad yang mumpuni. Meriam London terus belanja pemain, yang kini punya dua pemain oke dalam satu posisi di lapangan. “Para pemain tahu bagaimana keputusan saya. Mereka mengerti bahwa beberapa keputusan akan benar dan yang lainnya salah. Mereka bertanggung jawab dan menjaga atmosfer tim. Semua orang pasti akan bermain,” kata manajer asal Spanyol itu.
Sementara pelatih Bilbao, Ernesto Valverde mengatakan mereka mampu merepotkan Arsenal, namun tidak mau mencari alasan untuk kekalahan kandang ini.
“Kami berada di kompetisi tingkat atas dan Anda harus menerima segala sesuatunya apa adanya. Yang penting adalah mampu menghadapi tim-tim seperti ini dan bermain setara melawan lawan-lawan seperti mereka. Hari ini mereka lebih klinis, tetapi saya yakin kami tampil di level yang sangat tinggi,” ujarnya.
Valverde menambahkan timnya sudah bermain bagus. “Kami tampil mengesankan di lapangan, menunjukkan siapa diri kami. Sayang sekali kami tidak bisa memberikan kemenangan kepada para penggemar dengan atmosfer yang luar biasa. Anda selalu ingin hasil yang menguntungkan Anda dan kami telah berusaha, tetapi inilah Liga Champions,” tandasnya.***
