Virgil van Dijk, Pemain Liverpool.
WOLVERHAMPTON – Virgil van Dijk mengakui performa buruk Liverpool saat dikalahkan Wolverhampton Wanderers. Van Dijk pun menilai para pemain berhak jadi sasaran kemarahan manajer Arne Slot.
Bermain di Molineux Stadium, Rabu (4/3) dini hari WIB, Liverpool tidak berkutik menghadapi tim juru kunci. Meski sempat menyamakan skor lewat Mohamed Salah, Liverpool akhirnya kalah 1-2.
Yang lebih menyakitkan adalah Liverpool mencatatkan kekalahan kelima di masa injury time musim ini, pertama dalam sejarah Premier League. Ini tentu bukan catatan bagus untuk sang juara bertahan Premier League.
Wajar jika Slot selaku manajer dikritik habis karena dianggap tidak bisa meracik tim dengan baik. Tapi, menurut Van Dijk, para pemain jadi pihak paling bertanggung jawab atas kekalahan itu.
“Ya, dia marah besar. Tentu saja. Dia pantas marah karena kami bermain sangat buruk. Itu sudah dilakukan di babak pertama. Harusnya di babak kedua juga tapi tetap saja tidak cukup, Melihat performa kami sampai mereka bikin gol, kami memang pantas tertinggal 0-1. Kami sangat buruk. Kami terlalu lambat dan bisa diprediksi,” kata Van Dijk seperti dikutip ESPN.
Menilik catatan statistik, Liverpool tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 66% dan melepaskan 19 tembakan dengan tujuh di antaranya on target. Angka perkiraan gol atau xG Liverpool mencapai 1,83.
Slot menilai Liverpool belum berubah alias penyakit lama belum sembuh, masih kesulitan mencetak gol dari open play dan hobi kebobolan di menit-menit akhir. “Bagaimana merangkumnya, ya? Cerita lama yang sama. Belakangan kami mendapat poin karena kami mencetak banyak gol dari bola mati. Tapi yang tidak berubah dalam lima, enam, tujuh pertandingan terakhir adalah kami kepayahan dan kesulitan mencetak gol dari peluang open play yang kami ciptakan. Tidak sebanyak yang saya inginkan dari penguasaan bola yang kami punya, tapi cukup dan jauh lebih banyak daripada tim lain,” ujar Slot seperti dilansir Sky Sports.
Liverpool masih tertahan di luar empat besar. Mereka menempati peringkat keenam klasemen Liga Inggris dengan 48 poin.***
