Selebrasi pemain PSG saat mengalahkan Aston Villa.
PARIS – Paris Saint-Germain (PSG) melakoni comeback saat mengalahkan Aston Villa pada leg pertama perempatfinal Liga Champions 2024/2025, di Parc des Princes, Kamis (10/4) dini hari WIB.
PSG tertinggal duluan akibat gol Morgan Rogers pada menit ke-35. Tapi, PSG cuma butuh empat menit untuk menyamakan skor 1-1 berkat gol Desire Doue. PSG menambah dua gol lagi di babak kedua lewat Khvicha Kvaratskhelia dan Nuno Mendes untuk mengunci kemenangan 3-1.
Pelatih Les Parisiens Luis Enrique menilai timnya memang pantas menang. Meski begitu, Enrique tidak mau terlena dan langsung fokus ke leg kedua.
PSG superior atas Villa dengan menciptakan 29 attempts, 10 di antaranya on goal dari total 76 persen ball possesion.
PSG tidak memberikan Villa ruang gerak sama sekali dan hanya sesekali mengancam lewat serangan balik. Itulah mengapa Luis Enrique selaku pelatih merasa kemenangan memang pantas didapat timnya.
“Saya rasa kami memang pantas menang dan menyenangkan bisa mencetak gol di pengujung laga dan itu bagus untuk kepercayaan diri kami. Kini harus fokus ke leg kedua, yang mana itu akan sulit. Kami selalu mencoba menganalisa kekuatan lawan. Mereka tim yang selalu menyerang. Kami menekan dengan sangat baik, kami memaksa mereka lebih banyak memainkan bola-bola panjang. Saya yakin kami memang pantas menang,” tutur Enrique di situs resmi UEFA.
Hingga kini, PSG terus melanjutkan laju impresif setelah lolos dari fase klasemen Liga Champions. Opta melansir, PSG punya kans untuk menjuarai Liga Champions dengan persentase 19,30 persen. Itu artinya, PSG punya kans terbesar kedua setelah Barcelona.
PSG pun mulai difavoritkan untuk jadi kampiun Liga Champions musim ini. Namun sang winger, Khvicha Kvaratskhelia menolak label itu. “Kami senang dengan hasil di leg pertama ini, tapi ini baru satu laga. Masih ada leg kedua dapekerjaan belum selesai. Masih ada lawan lainnya yang lebih berat. Kami harus fokus ke permainan kami sendiri,” kata Kvaratskhelia kepada BBC.
Kvaratskhelia jadi bintang kemenangan PSG di laga ini. Dikutip dari SofaScore, sayap asal Georgia ini total melepas lima tembakan, mencatatkan lima umpan kunci, dan empat dribel sukses di laga melawan Villa.
Golnya juga sangat krusial jadi momentum untuk PSG bangkit. Gol Kvaratskhelia lahir lewat aksi gemilang di sisi kiri sebelum melepas tembakan dari sudut sempit yang tak terbendung Emiliano Martinez. Catatan tersebut membuat Kvaratskhelia meraih gelar pemain terbaik di laga melawan Villa.
Kvaratskhelia juga terus menunjukkan performa bagus bersama PSG sejak datang dari Napoli Januari lalu. Ia merapat ke Parc des Princes usai PSG menebusnya dengan nilai transfer 70 juta euro.
Pemain 24 tahun ini telah melalui 17 laga bersama PSG. Ia mampu mengantarkan PSG meraih 15 kemenangan, dan hanya sekali imbang dan kalah. Kvaratskhelia sudah mengamankan gelar Ligue 1 bersama PSG musim ini.
Sementara manajer Aston Villa Unai Emery tidak patah arang usai kekalahan itu. Emery kini cuma bisa menyemangati anak asuhnya agar bisa bangkit untuk membalas di leg kedua pekan depan. Bermain di depan pendukung sendiri akan jadi keuntungan untuk Villa.
“Ada gol ketiga atau tidak sama saja, karena kami harus tetap menang pekan depan. Saya yakin Villa Park adalah kandang kami. Semoga saja kami bisa lebih kuat, dan menciptakan lebih banyak momen ketimbang hari ini. Kami harus tampil kompak, disiplin, dan kami sudah sudah melakukan itu. Tapi hasilnya memang tidak ideal, ini hasil terburuk. Tapi, masih ada 90 menit lagi,” ujar Emery di Reuters.***
