Pelaku Industri Shandong dan  Korea Selatan Jajaki Kerja Sama dengan HIMKI

Luqi Hermawanti (tengah, berdiri) memberi presentasi mengenai peran penting HIMKI mewadahi pelaku usaha sektor industri mebel & kerajinan di Indonesia. (Foto: wan).

JAKARTA – Pelaku Industri Shandong Xinzhanying International Business Co,   RRT dan Korea Selatan menjajaki kerja sama dengan HIMKI. Delegasi berjumlah 12 orang. Sembilan delegasi dari  RRT dan tiga dari Korea.

Dari HIMKI diwakili oleh Bambang Wijaya, Luqi Hermawanti, Fithri Abdullah dan Maulana. Pertemuan dilangsungkan  di Grandome, Pasar Minggu, showroom milik Luqi.

Suasana pertemuan.

Dalam paparannya, mereka menegaskan bahwa  tujuan kunjungan ini adalah untuk mempererat hubungan bisnis dengan mitra di Indonesia, khususnya di sektor industri terkait busa poliuretan dan produk turunannya. Mereka berharap dapat melakukan observasi langsung terhadap kegiatan tersebut.

Pertemuan ini difasilitasi oleh Nusaraya Services yang merupakan agency penghubung atau liaison officer yang berfokus di berbagai bidang seperti bisnis, kesehatan, dan hubungan antar lembaga, serta berperan dalam memfasilitasi komunikasi dan kerja sama antara berbagai institusi di  RRT dan Indonesia.

Shandong Xinzhanying International Business Co adalah perusahaan perdagangan internasional yang berbasis di Provinsi Shandong,  RRT. Perusahaan ini bergerak di bidang ekspor dan impor bahan kimia industri, termasuk produk seperti TDI (toluene diisocyanate) dan polyol, yang merupakan bahan baku utama dalam produksi busa poliuretan.

Foto bersama HIMKI yang diwakili Bambang Wijaya, Luqi Hermawanti, Fithri Abdullah dan Maulana dengan  pelaku Industri Shandong Xinzhanying International Business co RRT dan Korea Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Bambang dan Luqi menjelaskan mengenai HIMKI yang merupakan organisasi yang mewadahi para pelaku usaha di sektor industri mebel dan kerajinan di Indonesia. HIMKI berperan penting dalam mendorong pertumbuhan dan pengembangan industri nasional, baik di pasar domestik maupun internasional.

Organisasi ini juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan daya saing produk mebel dan kerajinan Indonesia serta memperluas akses pasar ekspor melalui berbagai program pelatihan, promosi, dan advokasi kebijakan industri. wan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *