Nottingham Forest Sukses Mengalahkan Manchester City

Laga Nottingham Forest melawan Manchester City.

NOTTINGHAM – Nottingham Forest menikmati perjalanan mereka di Liga Inggris 2024/2025. The Garibaldi bersaing di papan atas dan berpeluang finis di zona Liga Champions.

Terbaru, Forest meraih kemenangan pada pekan ke-28 Premier League dengan menaklukkan  juara bertahan Manchester City, 1-0, di City Ground, Sabtu (8/3) malam WIB. Callum Hudson-Odoi jadi pahlawan kemenangan Nottingham dengan mencetak gol pada menit ke-83.

Tambahan tiga angka membawa Nottingham menjauhi kejaran Man City di papan klasemen. The Reds berada di urutan ketiga dengan 51 poin, berjarak 4 angka dari The Citizens di bawahnya.

Callum Hudson-Odoi mengakui pencapaian Nottingham saat ini lebih bagus ketimbang musim lalu. Dia kini hanya ingin menikmati sisa pertandingan dan berharap timnya mampu menembus zona Eropa.

“Saya rasa saya tidak akan bisa (melihat ini), terutama jika Anda melihat musim lalu. Agak sulit dan kami berjuang untuk meraih kemenangan. Sekarang semuanya berjalan dengan sempurna. Saya bersemangat berada di sini. Saya suka energi dari penonton, anggota staf, pemain dan saya menikmati sepakbola saya di sini,”  kata Hudson-Odoi kepada TNT Sports.

Ia tetap stay humble (rendah hati) terkait posisi timnya di klasemen. “Kami tahu posisi yang sedang kami tempati, tapi masih ada banyak pertandingan yang tersisa sampai akhir musim. Ini adalah mengenai stay humble, terus memotivasi diri kami sendiri, dan berusaha meraih poin sebanyak mungkin yang bisa kami lakukan. Saya sangat antusias dengan gol tersebut. Kami memperjuangkan setiap duel, setiap perebutan bola, dan aku gembira kami berhasil meraih kemenangan ini bagi suporter. Lihat saja, mereka luar biasa,” kata Hudson-Odoi.

Manajer Nottingham Forest Nuno Espirito Santo menyuarakan hal serupa ketika ditanya mengenai targetnya di sisa musim ini. Ia lebih memilih fokus ke laga berikutnya ketimbang terlalu jauh mereka-reka. “Untuk bisa tampil lebih baik lagi dalam pertandingan berikutnya melawan Ipswich. Kami menjalani pertandingan satu demi satu,” katanya.

Sementara manajer Man City Pep Guardiola menilai timnya sudah cukup baik mengontrol ancaman dari tuan rumah. “Laga yang ketat. Kami mengontrol bola-bola panjang ke (Chris) Wood) dan bola-bola kedua di transisi. Tapi pada babak kedua, kami lengah di transisi dan Callum Hudson-Odoi menyelesaikannya dengan sangat baik. Tidak mudah melawan mereka. Itulah sebabnya mereka ada di posisi saat ini. Kami punya tiga atau empat peluang di babak pertama. Babak kedua agak lebih ketat,” ujarnya kepada BBC.

Manchester City masih berupaya menembus zona Liga Champions di akhir musim. The Sky Blues wajib memenangkan 10 laga terakhir mereka di Liga Inggris.

Persaingan menuju empat besar Liga Inggris bisa dibilang sengit. Selain Man City dan Chelsea, Brighton & Hove Albion (46 poin), Aston Villa (45 poin) dan Newcastle United (44 poin) juga punya peluang besar menembus zona Liga Champions.

Guardiola menyadari persaingan ketat menuju empat besar Premier League. Manajer Man City itu meminta para pemainnya menatap 10 laga liga tersisa layaknya pertandingan final.

“Kami memiliki 10 pertandingan untuk lolos (ke Liga Champions). Kami harus memenangkan pertandingan demi bisa ke sana dan kami melaju ke laga berikutnya. Setiap musim Liga Inggris semakin baik. Kami memiliki 10 final (laga). Kami tidak memenangkan cukup banyak pertandingan berturut-turut untuk bisa merasa aman. Kami harus melakukan sesuatu, ini tidak datang begitu saja,” ujarnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *