Newcastle United  Beri MU Kekalahan

Sukacita pemain Chelsea usaiWilliam Osula mencetak gol ke gawang Manchester United.

NEWCASTLE UPON TYNE – Newcastle United memberikan kekalahan untuk  Manchester United (MU) dalam lanjutan Liga Inggris yang berlangsung di St James’ Park, Kamis (5/3) dinihari WIB. Tuan rumah menang dengan skor 2-1.

The Magpies menyudahi permainan dengan 10 pemain setelah Jacob Ramsey dikartu merah sebelum turun minum. Namun, setelahnya justru Newcastle memecah kebuntuan lewat gol penalti Anthony Gordon di menit ke-45+6..

MU langsung bereaksi dengan menyamakan skor melalui Casemiro di menit 45+9. Newcastle berhasil meredam MU di sepanjang babak kedua, sebelum memastikan kemenangannya berkat gol William Osula pada menit ke-90.

Kekalahan ini tak mengubah posisi MU di papan klasemen Liga Inggris. MU tetap di peringkat ketiga dengan perolehan 52 poin, unggul satu angka dari Aston Villa (4) dan empat poin dari Chelsea (5). Sementara Newcastle menempati urutan 12 usai mengumpulkan 37 poin.

Manajer Newcastle UnitedEddie Howe, mengaku sangat puas dengan keberhasilan timnya. “Malam yang luar biasa. Ini adalah penampilan yang hebat dari awal hingga akhir. 11 lawan 11 atau 11 lawan 10. Saya pikir kami pantas meraih kemenangan pada laga ini. Emosi utama kami adalah mencoba mencari tahu bagaimana kami akan bermain di babak kedua. Kami ingin mengatur ulang strategi. Saya pikir kartu merah untuk Jacob Ramsey sangat keras. Saya rasa dia tidak berusaha untuk mendapatkan penalti di sana,” ujar Howe kepada BBC Match of the Day.

Howe memuji penampilan Anthony Gordon yang sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti. “Dia telah menjadi pengambil penalti yang sangat bagus untuk kami. Dia mendapatkan penalti itu sendiri dengan lari menusuk yang khas. Saya pikir duet Gordon dan Elanga memberi tim lawan banyak masalah di babak kedua,” ujar Howe.

Selain itu, Howe memuji performa lini pertahanan Newcastle yang berhasil menahan gempuran pemain MU terutama di babak kedua saat mereka kalah dalam jumlah pemain.

“Kami tahu kami tidak akan menguasai bola mayoritas dan kami harus bertahan dengan baik. Ada banyak pertanyaan tentang pertahanan kami belakangan ini, jadi ini adalah kesempatan bagus untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dan kami berhasil. Dengan 10 pemain, Anda tahu kiper Anda akan melakukan banyak penyelamatan. Dia adalah kiper kelas atas dengan pengalaman yang sangat bagus,” ujarnya.

Sementara manajer MU Michael Carrick mengakui Newcastle United pantas memenangkan laga. Sebab Setan Merah dinilai bermain buruk. “Newcastle pantas menang, menyakitkan harus mengatakan itu. Seperti itulah memang. Kami harus bekerja keras dan lebih baik di laga berikutnya,” kata Carrick kepada TNT Sports.

Kekalahan yang bikin Carrick sebal karena MU sejatinya unggul jumlah pemain. Apalagi secara jumlah peluang, MU punya 14 attempts berbanding 12 milik Newcastle. Namun, buruknya penyelesaian akhir MU yang cuma punya xG 1,28 berbanding 2,22 dari lawan bikin kekalahan itu datang.

“Kami tidak senang dengan cara kami bermain. Kami bisa menguasai laga dengan baik, tapi kredit untuk Newcastle dan cara mereka bermain. Kami tahu ini bakal sulit tapi kami bisa saja membuat mereka dalam posisi tertekan, tapi tidak terjadi. Makanya sedikit kecewa,” ujarnya.

Ini jadi kekalahan pertama MU dalam 12 pertandingan terakhir atau yang pertama bersama Carrick. Kali terakhir MU kalah adalah dari Aston Villa dengan skor 1-2 pada 21 Desember.

Setelah itu MU meraih tujuh kemenangan dan empat seri, termasuk kemenangan beruntun di empat laga awal Carrick.  “Kami harus belajar dari hasil ini dan jadi lebih baik. Kami banyak dipuji belakangan ini, para pemain pantas menerimanya. Ini tida mengubah pendekatan kami di laga berikutnya. Kami akan habis-habisan,” ujar Carrick.

Kiper Manchester United Senne Lammens mengakui penampilan timnya mengecewakan.  Ia menyoroti mentalitas MU. “Rasanya selalu buruk ketika kalah, hanya saja hari ini bukanlah harinya kami. Penampilan kami tidak cukup bagus. Kami mencetak gol sesaat sebelum paruh babak, dan itu sangat penting untuk memberi ketenangan menuju babak kedua. Ketika kami melangkah keluar di lapangan di babak kedua, perlu lebih baik. Maksudku mentalitas kami perlu lebih baik lagi. Di setiap aspek, penampilan kami tadi tidak bagus,” kata kiper Belgia itu di BBC Sport.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *