Penarik becak membawa sewa terlihat mendorong sepeda motornya karena mogok saat melintas di Jalan Dr. Mansyur, Kelurahan Selayang I, Kecamatan Medan, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (12/10).
MEDAN (LB)- Hujan lebat yang mengguyur Kota Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (11/10) malam, mengakibatkan ruas jalan terendam banjir hingga Minggu (12/10) siang. Puluhan rumah juga ikut terendam.
Pantauan di Jalan Dr Mansyur, Kelurahan Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, pengendara roda dua terlihat diarahkan untuk tidak melintasi kawasan itu karena banjir cukup dalam.
Genangan air terlihat menutup jalan sepanjang 200 meter dan sejumlah warga juga tampak di area banjir untuk membantu pengguna jalan apabila kendaraannya mati. Sejumlah petugas dari kelurahan juga berjaga-jaga di lokasi sekaligus memberikan arahan kepada pengguna jalan untuk berhati-hati.
“Banjirnya sudah sejak semalam, saat hujan deras. Airnya belum surut karena Sungai Selayang masih banjir,” kata Kepala Lingkungan III, Adi Sembiring, di lokasi banjir.
Hingga siang, terlihat juga pengendara roda dua mendorong sepeda motornya karena mogok. “Banjir sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Kita ingin pemerintah segera menanggulanginya,” ucap salah seorang warga.
Sementara, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat, 194 jiwa dari 80 kepala keluarga terdampak akibat banjir yang melanda Kota Medan.
Berdasarkan laporan yang diterima, banjir disebabkan curah hujan yang mengakibatkan Sungai Babura meluap ke pemukiman masyarakat pada Minggu dini hari. Ratusan masyarakat yang terdampak merupakan masyarakat Kelurahan Berigin, Kecamatan Medan Selayang yang tersebar di sejumlah lingkungan. Pusdalops PB Sumut mencatat ada 70 rumah terendam banjir dengan ketinggian 180-200 senti meter. Akibat peristiwa tersebut, 13 jiwa yang terdampak tersebut mengungsi. “Itu masih data sementara dari Medan. Ini masih di data lagi,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati. “Berdasarkan laporan yang diterima, korban luka maupun korban jiwa nihil,” kata dia. *
