Mbappe Diingatkan Bahwa Real Madrid Butuh Trofi

Kylian Mbappe, Pemain Real Madrid.

MADRID – Gareth Bale menilai Kylian Mbappe tidaklah terlalu mengecewakan  pada musim pertamanya di Real Madrid. Gol-golnya terus mengalir, tapi apa daya, trofi tak kunjung didapat.

Mbappe total mengemas 44 gol dari 59 laga di seluruh kompetisi sepanjang musim 2024/2025. Mbappe turut menangi gelar top skor LaLiga dengan 31 gol.

Hanya saja,  ia gagal bawa Real Madrid jadi kampiun. Madrid tersungkur oleh Barcelona di kompetisi domestik, gagal menangi Liga Champions, sampai tersingkir di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025.

Mbappe memang sempat raih titel Piala Super Eropa dan Piala Interkontinental. Sayangnya, itu tidaklah cukup.

Bale  yang pernah membela Madrid menilai kalau Mbappe tidak bisa dibilang jelek musim debutnya. Namun sayangnya, bermain di Real Madrid patokannya adalah trofi juara. Lebih dari sekadar pundi-pundi gol.

“Sebuah musim yang sulit untuk Mbappe, walau dia masih mencetak banyak gol. Dia melakukan pekerjaan yang bagus, hanya saja belum memenangkan gelar. Bermain di Real Madrid, artinya Anda diharapkan memenangkan segalanya,”  jelas Bale   kepada ESPN.

Bale percaya, pelatih Xabi Alonso bisa bawa Real Madrid jadi kampiun lagi. Khusus untuk Mbappe, Bale berharap agar sang striker untuk selalu memberikan lebih. “Saya tidak ingin mengkritiknya dan mengatakan dia mengalami musim yang buruk. Tapi tentu, dia harus memberikan hal yang lebih,” ujar pemain asal Wales itu.

Mbappe dan Vinicius Junior memang lagi disorot tajam. Pelatih Madrid Xabi Alonso didukung membereskan masalah itu.

Alonso yang adalah mantan gelandang Spanyol itu dituntut mengembalikan Los Blancos ke tangga juara usai nirgelar utama di 2024/2025. Selain itu, memadukan Mbappe dan Vinicius jadi tantangan lain bagi Alonso.

Turnamen debut Alonso berakhir bencana. Berlaga di Piala Dunia Antarklub 2025, Madrid tersingkir di semifinal dengan cara yang menyakitkan. Madrid kewalahan menghadapi PSG sehingga menyerah 0-4.

Di pertandingan itu, Mbappe dan Vinicius minim membantu pertahanan El Real. Padahal, Alonso menginginkan pertahanan kolektif.

Bale, percaya Alonso akan membuat serangkaian perubahan. Alonso diyakini tidak akan segan untuk memarkir pemain-pemain yang tak menerapkan ide-idenya di atas lapangan, sekalipun Mbappe dan Vinicius Junior.

” Saya rasa jika Anda melihat apa yang sudah dia lakukan di Leverkusen, ya, dan sekarang dia bisa dibilang punya pemain-pemain yang lebih baik untuk diajak bekerja dan saya membayangkan anggaran belanja pemain yang lebih besar,” kata Bale.

Bale sendiri tetap mempunyai harapan terhadap duet Mbappe dan Vinicius. “Jadi, saya rasa Xabi mendapatkan rasa hormat dari para pemainnya dan mereka akan bermain untuk dia. Jadi aku menduga ada perubahan-perubahan besar, dan saya berekspektasi mereka untuk bermain seperti yang Xabi mau dan jika tidak, Xabi tidak takut untuk menepikan siapa pun,” ucap Bale.

Madrid dijadwalkan akan memainkan pertandingan pekan perdananya di LaLiga 2025/2026 pada 19 Agustus melawan Osasuna di Santiago Bernabeu. Itu berarti Mbappe dan kolega akan punya waktu sekitar 40 hari sebelum kembali berkompetisi.

Manajemen Madrid meminta agar laga pekan perdananya diundur, namun ditolak oleh LaLiga. Presiden LaLiga Javier Tebas menegaskan bahwa keputusan ini tidak bisa diubah.

Madrid mengajukan permintaan ini menyusul keikutsertaannya di Piala Dunia Antarklub 2025. Los Blancos melaju sampai ke semifinal sebelum akhirnya dihentikan oleh Paris Saint-Germain.

“Ini keputusan yang tidak ada hubungannya dengan LaLiga, tapi kami sudah menegaskan bahwa itu tidak boleh diubah. PSG (juga) tidak mengubah tanggal pertandingan pertama mereka di Ligue 1, begitu juga Chelsea di Premier League. Real Madrid menginginkan 21 hari untuk persiapan, mereka akan punya 20 hari. Saya kira mereka tidak akan kalah melawan Osasuna hanya karena satu hari,”  ujar Tebas seperti dilansir Football Espana.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *