Antoine Semenyo dan rekannya saat mengalahkan Leeds United.
LEEDS – Manchester City susah payah mengalahkan Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026. Tanpa Erling Haaland, The Citizens menang 1-0 lewat gol Antoine Semenyo dalam laga yang berlangsung di Elland Road, Minggu (1/3) dini hari WIB.
City mengistirahatkan Haaland di laga ini. Untuk pertama kalinya striker asal Norwegia itu absen di Premier League. Tanpa striker andalannya itu, Semenyo tampil bagus. Winger asal Ghana itu mencetak golnya di akhir babak pertama.
Hasil ini membuat City mengemas 59 poin dari 28 laga, berada di peringkat kedua klasemen. Sementara Leeds United tertahan di posisi 15 dengan 31 poin.
Manajer City Pep Guardiola tidak ingin berpikir terlalu jauh lebih dulu. “Selangkah demi selangkah. Sekarang memulihkan diri dan dimulailah musim yang sesungguhnya di mana ada banyak, banyak pertandingan dan semuanya lelah. Kami melawan tim yang bersaing untuk ke Eropa. Jadi setiap pertandingan akan sangat sulit seperti laga ini. Premier League lebih kompetitif daripada sebelum-sebelumnya,” ujar Guardiola kepada Sky Sports
Bagi Guardiola, yang utama bagi City adalah lolos ke Liga Champions. “Pertarungan yang nyata tapi penting untuk mengambil langkah penting untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Itu adalah target utama klub. Karena dalam 10 tahun terakhir kami selalu ada di sana, satu-satunya tim Premier League yang ada di sana,” katanya.
Khusus Semenyo, sejak didatangkan dari Bournemouth pada Januari dengan nilai transfer 62,5 juta Pound, ia langsung memberi dampak besar. Ia sudah mencetak enam gol dalam sebelas penampilan dan menjadi top scorer Man City sepanjang tahun 2026. Tidak bisa dimungkiri, kehadirannya membantu meringankan beban Haaland, yang sebelumnya menyumbang proporsi gol, tembakan, dan expected goals (xG) Man City dalam angka yang sangat dominan.
“Itu berarti segalanya. Kami hanya perlu memenangkan pertandingan. Kami harus mengontrol apa yang bisa kami kontrol,” kata Semenyo.
Secara statistik, kontribusi Semenyo juga impresif. Total 18 keterlibatan golnya musim ini hanya kalah dari Haaland (29) dan Igor Thiago di liga. Bahkan sejak bergabung dengan Man City, kontribusi gol Semenyo di Premier League (empat gol dan satu assist) hanya kalah dari duo Chelsea, Cole Palmer dan Joao Pedro.
Jika pada akhir November Haaland menyumbang 58 persen gol City di semua kompetisi, kini distribusi gol mulai lebih merata.
Meski torehan 29 gol Haaland masih memimpin, kontribusi Semenyo dan pemain lain membantu membungkam anggapan bahwa City hanya hidup dari ketajaman striker Norwegia tersebut.
Empat kemenangan liga beruntun serta hanya satu kekalahan dalam tujuh laga terakhir menunjukkan performa City semakin solid. Dengan Arsenal dan Man City dijadwalkan bertemu pada April, tekanan kini benar-benar terasa bagi The Gunners.
Rodri kembali menunjukkan peran penting sebagai pengatur irama permainan dari wilayah tengah lapangan. Akan tetapi, ia sempat melakukan satu kekeliruan kecil yang beruntung tidak berbuah gol bagi pihak lawan.
Bernardo Silva tampil penuh energi dengan menjelajahi berbagai posisi di lapangan. Kerja kerasnya membantu tim menjaga penguasaan bola saat berada di bawah tekanan hebat tuan rumah.
Nico O’Reilly memberikan kekuatan fisik yang sangat dibutuhkan untuk memenangkan duel-duel perebutan bola. Sangat disayangkan ia terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal karena mengalami cedera pada babak kedua.
Sementara itu manajer Leeds, Daniel Farke diusir keluar lapangan setelah peluit akhir. Menurut Leeds Live, asisten pelatih Eddie Riemer mengatakan bahwa penguluran waktu oleh City memicu kemarahan manajer. Pengusiran tersebut berujung pada larangan berada di pinggir lapangan.
Setelah berjabat tangan dengan Guardiola saat peluit dibunyikan, Farke berlari ke arah wasit Peter Bankes di lingkaran tengah lapangan dan berdebat, dan dengan cepat diberi kartu merah.
Berdasarkan peraturan FA, ia tidak dapat memenuhi tugas media pasca pertandingan, jadi Riemer yang berbicara. Ia mengatakan telah berbicara singkat dengan Farke dan berpikir bahwa enam menit waktu tambahan terasa tidak cukup ketika mengejar ketertinggalan. Dengan City yang mendapat peringatan karena mengulur waktu, ia merasa beberapa detik lagi bisa ditambahkan
Riemer menambahkan bahwa tepat setelah enam menit, Leeds memiliki bola untuk satu umpan terakhir tetapi tidak diizinkan untuk mengambilnya. Ia mengatakan Farke melangkah ke lapangan untuk bertanya mengapa.
Mengenai sanksi tersebut, Riemer menyarankan penjelasan bahwa Farke terlalu emosional dengan memasuki lapangan. Ia kecewa dengan keputusan tersebut dan mengatakan bahwa kartu kuning akan lebih masuk akal dalam olahraga yang penuh emosi.
Selain kemungkinan skorsing Farke, mungkin ada dampak lain dari pertandingan ini saat Leeds bersiap menjamu Sunderland pada Selasa (3/3) malam waktu setempat. Joe Rodon tampaknya mengalami cedera hamstring saat melakukan latihan pemulihan di babak kedua. “Saya pikir itu hamstring, kita perlu memeriksanya, semoga tidak terlalu serius dan dia bisa bermain lagi pada hari Selasa,” kata Riemer.***
