Pep Guardiola dan Jeremy Doku optimis dengan kebangkitan Manchester City.
MANCHESTER – Performa Manchester City kembali bagus dan kini sedang menguntit Arsenal di klasemen sementara Liga Inggris musim ini. The Gunners wajib waspada karena sejarah membuktikan The Citizens jago menyalip di saat yang tepat.
Arsenal saat ini menempati posisi teratas klasemen dengan 26 poin dari 11 laga meski baru saja ditahan Sunderland 2-2. Dibanding musim lalu, skuad asuhan Mikel Arteta kini lebih konsisten.
The Gunners baru menelan satu kekalahan dari 17 laga di seluruh ajang. Mereka juga meraih 14 kemenangan, 13 di antaranya dilalui tanpa kebobolan. Tapi di belakang mereka, City secara perlahan juga kembali ke jalur persaingan juara.
Di sisi lain, Erling Haaland dan kolega baru saja menghajar Liverpool 3-0 akhir pekan lalu untuk membawa mereka memasuki jeda internasional November dengan duduk di urutan kedua klasemen Premier League usai mengoleksi 22 poin.
City pun terbilang mulai meningkat. Dari yang awalnya menelan dua kekalahan dalam tiga laga pekan perdana, kini mereka hanya kalah sekali dari delapan laga berikutnya di liga.
Arsenal pun mesti hati-hati karena City asuhan Pep Guardiola sudah terbiasa menguntit di pertengahan musim, untuk kemudian merebut gelar juara di saat akhir. Itu berulang kali terjadi dalam beberapa tahun ke belakang.
Pada musim 2018-19, City menjadi juara Liga Inggris dengan keunggulan satu poin saja dari Liverpool. Mereka menyalip The Reds di 10 pekan terakhir dan terus bertahan hingga finis.
Hal serupa terulang di musim 2020-21. City baru duduk di puncak klasemen pada Januari 2021, namun tak tergoyahkan hingga akhir. Lalu di musim 2021-22, City perlu menunggu hingga pekan terakhir untuk mengunci gelar juara meski sudah mendongkel Chelsea dari pucuk klasemen sejak Desember.
Musim 2022-23 dan 2023-24 tentu paling diingat oleh Arsenal. Mereka menjadi pesaing langsung City saat itu, namun harus merelakan gelar juara yang sudah di depan mata.
Pada tahun 2023, Arsenal disalip City saat Premier League menyisakan enam pekan. Padahal saat itu The Gunners memimpin klasemen selama 30 pekan. Lalu di tahun berikutnya, City menyalip Arsenal di pekan ke-37 untuk merebut gelar juara.
Guardiola sendiri sudah menegaskan Manchester City siap bersaing memperebutkan gelar juara Liga Inggris musim ini setelah menang atas Liverpool.
Ia menyebut kemenangan atas sang juara bertahan menjadi bukti bahwa timnya memiliki kapasitas untuk kembali mendominasi. “Kami membuktikannya. Kami melakukannya,” kata Guardiola dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih asal Spanyol itu mengakui, hasil imbang 2–2 yang dialami Arsenal melawan Sunderland sehari sebelumnya memberi semangat tambahan bagi timnya. Namun, ia menegaskan para pemain tidak boleh bergantung pada kegagalan tim lain.
“Saya katakan kepada pemain, jangan lakukan ini karena Arsenal tidak menang kemarin. Lakukan karena kita percaya pada diri sendiri bahwa kita bisa melawan juara Inggris dan menunjukkan bahwa kita siap bersaing musim ini,” ujarnya saat itu.
Pemain City, Jeremy Doku enggan memikirkan Arsenal. Ia menyebut performa bagus yang disuguhkan timnya saat menghajar Liverpool menunjukkan mereka bisa mengatasi siapa pun, termasuk The Gunners.
Winger asal Belgia itu tak ambil pusing dengan fakta Arsenal lebih baik dari mereka saat ini. “Kami hanya melihat diri kami sendiri. Kami telah membangun tim dan kami tahu bahwa kami masih bisa berkembang. Performa yang kami tunjukkan (melawan Liverpool) membuat kami sangat senang, tetapi kami masih harus meningkatkan diri di setiap pertandingan,” kata Doku seperti dikutip ESPN.
City sudah ditunggu dua laga tricky usai jeda internasional bulan ini. Mereka akan bertamu ke markas Newcastle United pada Minggu (23/11) pukul 00.30 WIB lalu menghadapi Bayer Leverkusen di Liga Champions pada 26 November pukul 03.00 WIB.
Sementara itu Arsenal sudah dinanti lawan-lawan berat selepas jeda internasional di tengah bulan ini. Ada dua Derby London kontra Tottenham dan Chelsea, serta Bayern Munich Baik City maupun Arsenal memang harus berpacu untuk meraih kemenangan di setiap laga. Persaingan keduanya tentu pasti menarik untuk diikuti. Tetapi jangan lupakan kebangkitan tim-tim lain.***
