Aksi Erling Haaland saat melawan Bournemouth.
MANCHESTER – Manchester City meraih poin penuh saat menjamu Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris. Bermain di Etihad Stadium, Minggu (2/11) dini hari WIB, The Citizens menang 3-1.
Erling Haaland memborong dua gol di babak pertama. Bournemouth hanya bisa membalas lewat gol Tyler Adams. City menambah gol di paruh kedua melalui Nico O’Reilly.
Hasil ini membawa Man City naik ke posisi kedua klasemen Liga Inggris dengan 19 poin. Bournemouth turun ke urutan keempat dengan 18 poin.
Manajer City, Pep Guardiola menegaskan bahwa persaingan merebut gelar juara tidak akan mudah untuk Manchester City. Dia cuma berharap Arsenal suatu saat nanti bisa kebobolan.
“Semoga saja Arsenal bisa kebobolan satu gol suatu hari nanti. Tapi ini baru sepuluh pertandingan, masih 28 pertandingan lagi, banyak hal akan terjadi dan saya merasa tim ini semakin membaik,” kata Guardiola dikutip dari laman klub.
Man City kini siap berhadapan dengan dua laga sulit, yakni melawan Borussia Dortmund di Liga Champions dan melawan Liverpool di Liga Inggris. “Tantangan ke depan kian sulit, tetapi kami harus hadapi dengan meningkatkan performa. Semua tim juga mengalami tantangan yang sama,” ujarnya.
Erling Haaland bak robot yang tak berhenti mencetak gol. Selebrasi unik dilakukan Haaland pada gol pertama. Dia bergaya bak robot dengan tangannya dibuat kaku saat bergerak.
Ini menjadi brace keempat yang dibuat Haaland dalam empat laga kandang Premier League beruntun. Eks Borussia Dortmund itu pun masuk buku rekor Liga Inggris.
Opta mencatat, Haaland menjadi pemain ketiga dalam sejarah Premier League yang mencetak dua gol atau lebih dalam empat laga kandang beruntun. Dia menyamai pencapaian dua eks Liverpool, Robbie Fowler (1995/1996) dan Luis Suarez (2013).
Haaland total sudah mengumpulkan 13 gol dari 10 pertandingan Premier League. Striker berusia 25 tahun ini pun kokoh di puncak daftar top skor, unggul 7 gol dari pesaing terdekatnya yaitu Antoine Semenyo (6 gol).
Guardiola tentu saja menyanjung tinggi Haaland. Ia menilai pemain asal Norwegia itu sudah di level Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. “Sudah lihat statistiknya? Tentu saja sudah (mencapai level Messi dan Ronaldo). Statistik Cristiano dan Messi sudah 15 tahun, Messi masih mencetak dua, tiga gol setiap pertandingan dan Cristiano di Arab Saudi, juga sama. Ini levelnya. Dia sangat rendah hati, dia ingin melakukannya dan dia hidup untuk gol. Tanpanya, jujur saja akan berat,” ujar Guardiola seperti dilansir BBC.
Pemain yang juga tidak boleh dilupakan di laga tersebut adalah Rayan Cherki, yang memberi 2 assist. Winger berusia 22 tahun ini pun berpotensi menjadi raja assist baru The Citizens..
Cherki tampil sebagai starter di laga tersebut. Dia memborong 2 assist yang semuanya diselesaikan menjadi gol oleh Haaland. Itu menjadi assist pertama dan kedua buat Cherki di Premier League. Pemain yang dibeli Man City dari Olympique Lyon pada musim panas 2025 ini sempat absen dalam 5 laga beruntun akibat cedera.
Squawka mencatat, Cherki menjadi satu-satunya pemain dari 5 liga top Eropa yang menyumbang lebih dari 1 assist dalam 5 pertandingan berbeda sepanjang 2025.
Cherki memang rajin memberi assist semasa membela Olympique Lyon. 21 assist dia berikan buat Lyon musim lalu dari 48 pertandingan di semua kompetisi.
Performa oke Cherki melawan Bournemouth diapresiasi Haaland. Dia berharap pemain asal Prancis itu tetap mengirim umpan-umpan manja kepadanya di laga-laga mendatang. “Kita semua tahu kualitasnya, jadi intinya adalah berusaha mengeluarkan potensi terbaik semua orang. Di laga ini dia memberikan dua assist yang luar biasa kepada saya, jadi semoga lebih banyak lagi,” ujar Haaland kepada Sky.***
