Mainkan Takaran Pertalite dan Pertamax  SPBU di Kabupaten Bogor Kena Batunya

Ilustrasi SPBU.

CIBINONG (LB)- Kementerian Perdagangan dan Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Bareskrim Mabes Polri membongkar praktek dugaan kecurangan takaran Bahan Bakar Minyak  (BBM).

SPBU yang ketahuan melakukan praktek dugaan kecurangan takaran BBM, berada di Jalan Alternatif Sentul Desa Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Menteri Perdaganan Budi Santoso kepada wartawan, Rabu (19/3) menuturkan bahwa temuan praktik dugaan kecurangan takaran BBM jenis pertalite dan pertamax ini berdasarkan aduan masyarakat.

“Jadi, setelah kami dan Direktur Tipiter Bareskrim Mabes Polri mendalami aduan masyarakat, ternyata benar terjadi praktik dugaan kecurangan takaran BBM jenis pertaliite dan pertamax di SPBU SPBU 34-16712 Jalan Alternatif Sentul,” tutur Budi Santoso.

Budi Santoso menuturkan, bahwa praktik dugaan kecurangan takaran BBM jenis pertalite dan pertamax di SPBU SPBU 34-16712 terjadi di empat mesin pompa BBM.

Pelaku memasang alat kecurangannya, menggunakan sistem remote yang dihubungkan dengan perangkat alat elektronik.

“Operasional SPBU ini dihentikan dan para pelaku terancam  sanksi pidana,” kata Menteri Budi.

Sebelum di Kabupaten Bogor, Menteri Perdagangan sebelumnya juga sudah membongkar praktik kecurangan yang sama di Karawang, Yogyakarta dan Sukabumi.

Sudah Ada Tersangka

Direktur Tipidter Mabes Polri, Brigjen Nunung Syaifuddin menyebutkan pihaknya sudah menetapkan satu tersangka dari kasus dugaan praktik kecurangan di SPBU Cijujung, Kabupaten Bogor.

Orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu adalah Husni Zainun Harun. Di SPBU Cijujung, Kabupaten Bogor, dia berperan sebagai pengawas SPBU 34-16172.

Tetapi, Nunung Syaifuddin menyebutkan jumlah tersangka kemungkinan akan bertambah. Hal itu tergantung dari hasil penyelidikan dan penyidikan.

“Tak tertutup kemungkinan, selain Husni Zainun Harun, akan ada beberapa orang lainnya jadi tersangka dalam kasus ini,” kata Nunung Syaifuddin.

Nunung Syaifuddin sendiri tak percaya bahwa dugaan praktik kecurangan di SPBU Cijujung baru terjadi dalam dua bulan terakhir.

Nunung Syaifuddin menyakini bahwa praktik kecurangan takaran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun. “Melihat bukti atau fakta di ‘lapangan’, bisa jadi praktik kecurangan takaran BBM di SPBU di Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Sukaraja ini berlangsung semenjak SPBU ini berdiri,” katanya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *