Kylian Mbappe saat berusaha melewati penjagaan pemain Valencia.
MADRID – Real Madrid terus berjuang mengejar Barcelona usai menang 2-0 atas tuan rumah Valencia di Stadion Mestalla, Senin (9/2) dini hari WIB. Dua gol Madrid dicetak Alvaro Carreras dan Kylian Mbappe.
Tim asuhan Alvaro Arbeloa mengoleksi 57 poin, hanya satu poin di bawah Blaugrana. Valencia semakin terpuruk di papan bawah setelah menelan kekalahan ke-10 musim ini dan tertahan di peringkat ke-17 dengan 23 poin.
Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa mengakui bahwa laga di markas Valencia selalu sulit untuk El Real. Arbeloa turut merasakan hal tersebut sebagai pemain. “Saya rasa kami hanya menang tiga kali dalam 11 tahun terakhir di sini, jika saya tidak salah. Saya beruntung bisa datang ke Mestalla selama bertahun-tahun sebagai pemain dan saya tahu tantangan yang selalu dihadirkan stadion ini,” ujar Arbeloa dikutip dari situs Madrid.
Pada laga ini, rapatnya lini belakang Valencia jadi ujian utama Madrid. Arbeloa mengungkap kesabaran dalam membongkar lini belakang Valencia jadi kunci kemenangan anak asuhannya.
“Bagi para penggemar dan pemain, ini adalah pertandingan penting ketika Madrid datang untuk bermain. Selain itu, dengan formasi lima pemain bertahan yang mereka gunakan melawan kami, ini akan menjadi pertandingan di mana kami harus sangat sabar dan bekerja keras. Kemenangan datang dari soliditas, komitmen, dan bermain dengan sangat serius. Saya rasa kami pantas menang,” ujarnya.
Bagi Mbappe, ia sudah menceploskan 23 gol dalam 22 pertandingan Liga Spanyol musim ini. Menurut catatan Opta, Mbappe kini jadi pemain yang paling onfire di antara pemain-pemain di lima liga teratas Eropa, setelah mencetak tujuh gol di enam pertandingan berturut-turut.
Mbappe gagal membobol gawang lawan adalah saat Real Madrid tumbang 0-2 di markas Celta Vigo pada Desember silam. “Kami beruntung memiliki dia. Dia itu pemain terbaik dunia saat ini. Seperti yang sudah saya katakan, penampilan Mbappe itu sangat luar biasa, dan ia masih punya jalan yang panjang untuk menyamai (Cristiano) Ronaldo, tapi dia punya bakatnya untuk mengikuti jejak itu. Mengapa tidak melampaui Ronaldo? Jika ada orang yang bisa, maka Kylian orangnya,” kata Arbeloa dilansir AS.
Mbappe berarti sudah membukukan 38 gol dalam 31 pertandingan Real Madrid di semua kompetisi 2025/2026. Mbappe cuma berjarak enam gol dari torehannya di musim lalu, dan sudah mengoleksi 82 gol sejak bergabung. Sementara itu Cristiano Ronaldo mencetak 450 gol selama sembilan musim berseragam Los Blancos, di mana musim tertajamnya terjadi di 2014/2015 saat mengemas 61 gol.
Carreras terkesan dengan produktivitas gol Mbappe. Carreras juga suka dengan perlakuan baik dari Mbappe. “Dia bak monster. Merupakan suatu kehormatan bisa memilikinya di tim kami dan berbagi keseharian bersamanya. Sejak hari pertama, dia telah memperlakukan saya dengan sangat baik, dan saya sangat bahagia atas pencapaiannya,” kata Carreras seperti dikabarkan oleh situs Madrid.
Sementara pelatih Valencia, Carlos Corberan mengakui bahwa hasil ini sangat mengecewakan di tengah upaya mereka untuk segera menjauh dari zona degradasi. Namun, ia mengklaim skuad Los Che sudah berusaha untuk bisa bermain sebaik mungkin.
“Saya rasa saat ini kami harus lebih menuntut untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Saya tidak setuju jika tim kami disebut kekurangan identitas. Saat menghadapi Real Betis, kami menunjukkan pertandingan yang fantastis, di mana ada momen-momen penting. Saat menghadapi Athletic Bilbao, kami bermain bagus di babak pertama, dan ketika mereka berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua, tim berjuang hingga akhir,” ujar Corberan seperti dilansir dari laman resmi klub.
Ia mengatakan, timnya gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki. “Kami hanya tidak berhasil memanfaatkan peluang di menit-menit terakhir. Saat menghadapi Real Madrid, setelah pertandingan tengah pekan, tim bermain dengan baik, dan meskipun kesulitan karena tidak memiliki bek kanan, tim tetap berkomitmen, tim bekerja keras, dan Anda dapat melihat tim yang bersemangat,” tandasnya.***
