Selebrasi Gonzalo Garcia usai mencetak gol ke gawang Juventus.
FLORIDA – Real Madrid melaju ke perempatfinal Piala Dunia Antarklub 2025 usai mendepak Juventus 1-0 pada babak 16 besar di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Florida, Rabu (2/7/2025) dini hari WIB. Gol Madrid dicetak Gonzalo Garcia pada menit ke-54 hasil umpan lambung Trent Alexander-Arnold dari skema sepak pojok.
Pelatih Los Blancos, Xabi Alonso mengapresiasi adaptasi cepat para pemain dengan gaya main yang diterapkannya. “Kami harus melakukan banyak hal dengan perlahan. Kami baru bersama dalam waktu yang singkat dan kami bersaing untuk hal-hal besar. Kami harus menyesuaikan diri dan para pemain memahami hal ini dengan baik,” kata Alonso dikutip dari situs Madrid.
Ia menyebutkan, El Real semestinya bisa mencetak gol lebih dari satu. “Kami semakin menguasai area pertahanan lawan dan kami harus bersabar. Sayangnya, kami gagal mencetak gol kedua yang seharusnya memberi kami keunggulan, tetapi ini adalah Juventus dan. Kami harus berjuang keras di akhir pertandingan,” ujar Alonso.
El Real Alonso baru ditunjuk musim panas ini sebagai pelatih Madrid usai sukses di Bayer Leverkusen. Ia menggantikan posisi dari Carlo Ancelotti yang menukangi Madrid di empat musim terakhir. Ia menilai anak asuhannya bermain cukup solid di laga melawan Juventus.
“Kekokohan dan disiplin dalam bertahan adalah hal mendasar dan sesuatu yang telah kami coba terapkan sejak awal. Para pemain bersemangat dan rela untuk itu. Hal yang penting mereka ingin menyerap apa yang diminta oleh saya yang baru datang dari Jerman,” jelasnya.
Gonzalo Garcia tampil trengginas di laga itu. Itu menjadi gol ketiga Gonzalo Garcia dari 4 pertandingan yang dimainkannya di Piala Dunia Antarklub 2025. Dia selalu dipercaya menjadi starter oleh Alonso dan mampu menjawab kepercayaan tersebut.
Striker berusia 21 tahun bernomor punggung 30 tahun itu tak mau membuang kepercayaan pelatih dengan menyia-nyiakan peluang di depan gawang. “Saya tahu saya mengalami sesuatu yang sangat besar: menjadi starter empat kali berturut-turut, mencetak tiga gol, menjadi salah satu pemain terbaik turnamen, semuanya terjadi begitu cepat hanya dalam 15 hari. Tidak ada waktu untuk memproses semuanya karena kami bermain setiap tiga hari dan Anda harus tetap fokus, tetapi saya paham betul apa arti kesempatan ini bagi saya. Saya tidak tahu dari mana kemampuan menyundul saya berasal,” kata Garcia dilansir dari Marca.
Ia menegaskan dirinya memberikan segalanya di setipa laga. “Saya banyak memimpikan momen ini, meskipun Anda tidak pernah tahu seperti apa jadinya nanti. Yang saya yakini adalah Piala Dunia Antarklub ini menjadi kesempatan sekali seumur hidup dan saya akan memberikan 200 persen untuk memanfaatkannya sebaik-baiknya,” urai Garcia.
Gaya main Garcia yang merupakan penyerang nomor sembilan membuatnya dibandingkan dengan legenda Madrid, Raul Gonzalez. Ia bisa menjadi solusi lini depan Madrid yang tak punya target man murni di musim lalu.
Garcia pun merasa bangga dibandingkan dengan Raul. Ia mengaku gaya mainnya juga terbentuk karena didikan Raul. Garcia pernah dua tahun dilatih Raul saat bermain di Madrid Castilla. Ujung tombak asal Spanyol total mengemas 30 gol dalam 73 penampilan bersama Castilla sebelum naik ke tim utama Madrid.
“Itu pujian yang luar biasa. Bagi saya, itu benar-benar luar biasa. Saya berkesempatan untuk berbagi dua tahun dengannya sebagai pelatih dan dia telah mengajarkan banyak hal kepada saya. Dibandingkan dengannya sungguh membuat saya tersanjung,” ujar Garcia.
Sementara pelatih Juventus, Igor Tudor mengaku banyak pemainnya yang mengalami cedera. Maka, dalam laga itu pergantian pemain Bianconeri dipaksakan terjadi karena faktor cedera.
“Saya harus memberi selamat kepada para pemain, karena mereka tetap berpegang pada rencana permainan yang kami miliki dan mengikuti strategi. Mereka memberikan yang terbaik dalam situasi tersebut, pada akhirnya ada 10 pemain yang meminta untuk keluar,” kata Tudor kepada Sport Mediaset.
Gelandang Juventus, Manuel Locatelli, menyebut hasil kontra Man City jauh lebih buruk ketimbang kalah dari Real Madrid. Menurutnya Juve mengalami peningkatan usai disikat The Sky Blues.
“Saya pikir di laga ini kami memberikan segalanya, bahkan melawan lawan yang sangat kuat, menunjukkan semangat tim yang hebat. Mereka berhasil mencetak gol dan kami tidak, sungguh disayangkan, tetapi satu-satunya pertandingan di turnamen ini di mana kami benar-benar bermain buruk adalah melawan Manchester City,” kata Locatelli kepada Sport Mediaset.
Selanjutnya Madrid akan menghadapi pemenang Borussia Dortmund di babak perempatfinal di MetLife Stadium, Minggu (6/7) dini hari WIB.***
