Liverpool Optimis Masih Bisa Bersaing

Arne Slot dan Virgil van Dijk, tetap optimis dengan kinerja Liverpool.

LIVERPOOL – Liverpool sudah menelan lima kekalahan di liga musim ini. Terbaru, tim asuhan Arne Slot dihajar takluk 0-3 dari Manchester City akhir pekan lalu, membuat mereka tercecer di urutan delapan klasemen sementara dengan 18 poin dari 11 laga.

            Meski begitu, mereka hanya terpaut satu angka dari Sunderland yang berada di empat besar serta hanya tertinggal delapan angka dari Arsenal yang ada di puncak.

Kapten Liverpool Virgil van Dijk menegaskan timnya belum menyerah untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris. Masih ada waktu bagi The Reds untuk bangkit.

Dengan menyisakan 27 laga, Van Dijk paham apa pun bisa terjadi. “Saat ini tak ada gunanya melihat posisi di klasemen. Saya pikir itu tak ada gunanya bagi kami. Jika Anda menelan kekalahan sebanyak kami, saya pikir kami tak bisa melihat klasemen, tapi saya sudah berpengalaman bahwa musim tak berakhir di bulan November atau Desember,” ujar Van Dijk seperti dikutip ESPN.

Menurutnya, memasuki Maret 2026, situasinya bakal semakin menarik. “Saat memasuki Maret atau April, situasinya jadi semakin menarik. Kami ingin berada di sana (ikut persaingan), namun jalan masih panjang dan banyak kerja keras yang harus kami lakukan. Jadi, kami harus tetap rendah hati dan terus bekerja, dan itulah satu-satunya tujuan dan satu-satunya fokus kami,” kata bek asal Belanda itu.

Manajer Liverpool Arne Slot enggan bicara soal persaingan juara. Fokusnya saat ini adalah memperbaiki performa Liverpool. “Rasanya (seperti) terlalu banyak (kekalahan). Hal terakhir yang perlu saya bicarakan adalah persaingan juara, kami harus fokus ke meraih hasil demi hasil,” ujar Slot seperti dilansir Mirror

Menurut Slot, masih ada waktu untuk terus bersaing. “Sekarang kami di posisi kedelapan dan satu tim cukup jauh di depan, sementara City empat poin di belakang Arsenal. Hal terakhir yang harus kami fokuskan adalah persaingan juara, kami bisa melakukannya musim lalu tapi tidak di musim-musim sebelumnya. Kami harus membaik, itu jelas,” katanya.

Hanya saja,  kinerja Slot jadi sorotan saat ini. Tidak sedikit penggemar meminta pelatih asal Belanda itu segera diganti karena gagal mendongkrak The Reds meski sudah belanja gila-gilaan.

Nama Juergen Klopp kembali mencuat sebagai calon pelatih Liverpool apabila Slot dipecat. Pria berusia 56 tahun ini juga tak menutup peluang balik ke Anfield di masa depan.

Wacana kembalinya Klopp ke Liverpool disorot legenda Timnas Belanda, Ruud Gullit. Menurutnya langkah itu justru bisa berbahaya buat kedua pihak, utamanya buat Klopp yang punya warisan indah bersama Merseyside Merah pada 2015-2024.

“Anda tak bisa mengatakan itu, tidak saat itu juga. Itu berbahaya. Jika Anda mengatakannya sekarang, saat ini juga, jangan, karena nanti Anda akan mendapatkan orang-orang yang sentimental. Saya tidak yakin Anda akan mengalami situasi dan hasil yang sama. Itulah bahayanya. Bahayanya adalah bakal sangat susah bagi Anda untuk melakukan hal yang sama,”  kata Gullit, dilansir dari Tribuna.

Rekrutan baru Liverpool juga disorot, utamanya Florian Wirtz. Bahkan pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann merasa pemainnya itu kesulitan memberi dampak buat The Reds.

Padahal Wirtz ditebus mahal Liverpool dari Bayer Leverkusen pada musim panas 2025. Gelandang asal Jerman itu direkrut dengan harga 116 juta Pound.

Kendati demikian, Wirtz belum mampu memberikan dampak signifikan buat Liverpool. Dia belum mampu mencetak gol atau assist dalam 11 pertandingan di Premier League. Saat kalah dari Manchester City, pemain berusia 22 tahun ini  hanya bisa bikin 2 shots, semuanya bisa diblok dan 9 kali kehilangan bola.

“Sejujurnya, situasi secara keseluruhan juga tidak memudahkan Flo. Klub tidak stabil tahun ini seperti tahun lalu. Jauh lebih sulit untuk masuk ke dalam tim sekarang. Jika Anda melihat pertandingan melawan City, (Liverpool) sebenarnya adalah tim yang lebih buruk selama 90 menit. Jadi, Flo juga sulit untuk memberikan dampak yang besar,” kata Nagelsmann, dilansir dari ESPN

Nagelsmann mengatakan, sang pemain butuh waktu untuk adaptasi. “Pada akhirnya, situasinya secara keseluruhan memang seperti itu, ia hanya butuh sedikit waktu lagi, yang wajar; Anda juga melihatnya pada pemain lain yang pindah ke Liga Inggris,” ujarnya.

Selepas jeda internasional, Liverpool akan menjamu Nottingham Forest di Anfield pada Sabtu (22/11) pukul 22.00 WIB lalu berjumpa PSV Eindhoven di tempat yang sama pada 27 November pukul 03.00 WIB.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *