Sejumlah pengelola objek wisata menilai berkurangnya okupansi wisatawan diduga karena banyak masyarakat yang kini lebih tertarik mengunjungi destinasi pantai di wilayah selatan Kabupaten Cianjur dan Garut, seperti Pantai Jayanti, Pantai Santolo, Karang Potong, dan sejumlah objek wisata pantai lainnya.
CIWIDEY (LB)- Para pelaku usaha pariwisata di kawasan Bandung selatan, khususnya Ciwidey dan Rancabali mengeluhkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan selama libur panjang akhir Mei hingga awal Juni 2026.
Sejumlah pengelola objek wisata menilai berkurangnya okupansi wisatawan diduga karena banyak masyarakat yang kini lebih tertarik mengunjungi destinasi pantai di wilayah selatan Kabupaten Cianjur dan Garut, seperti Pantai Jayanti, Pantai Santolo, Karang Potong, dan sejumlah objek wisata pantai lainnya.
Asisten Manager dan Legal Officer Objek Wisata Alam Emte Highland Rancabali Andrie mengatakan, tren penurunan kunjungan terlihat cukup signifikan selama tiga hari libur panjang tersebut.
“Untuk okupansi pada 30 Mei sekitar 70 persen, kemudian 31 Mei turun menjadi sekitar 50 persen, dan pada 1 Juni hanya berkisar 30 hingga 40 persen,” ujar Andrie, Senin (1/6).
Menurutnya, arus wisatawan yang melintas di jalur wisata Ciwidey-Rancabali menuju Cianjur Selatan masih cukup ramai. Namun sebagian besar hanya menjadikan kawasan wisata Bandung Selatan sebagai daerah perlintasan sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan pantai.
“Seperti biasa masih banyak pengunjung keluarga, komunitas maupun perorangan yang menuju arah Cianjur dan pantai selatan. Ke tempat kami kebanyakan hanya lewat saja,” ujarnya.
Andrie menilai daya tarik wisata pantai saat ini sedang menjadi pilihan utama masyarakat untuk menghabiskan masa libur panjang. Selain menawarkan panorama laut yang menarik, akses menuju sejumlah pantai di wilayah selatan juga dinilai semakin baik.
“Sepertinya daya tarik pantai lebih banyak antusiasmenya untuk saat ini. Selain aksesnya sudah bagus, di wilayah selatan juga banyak pantai-pantai yang menarik untuk dikunjungi,” ujarnya.
Meski demikian, kondisi lalu lintas di jalur wisata Bandung Selatan tidak menunjukkan lonjakan yang signifikan. Andrie menyebut kepadatan kendaraan hanya terjadi pada hari tertentu dan tidak seramai periode libur panjang sebelumnya.
“Untuk tanggal 30 Mei kondisi lalu lintas normal. Kemarin sempat ada kepadatan merayap di beberapa titik jalur wisata Ciwidey-Rancabali, tetapi secara umum masih terkendali. Hari ini, 1 Juni, juga relatif normal,” katanya.
Para pelaku wisata berharap pemerintah daerah dan stakeholder pariwisata dapat terus memperkuat promosi destinasi wisata alam Bandung selatan agar mampu bersaing dengan destinasi wisata pantai yang saat ini sedang menjadi tren di kalangan wisatawan.
Kawasan Ciwidey dan Rancabali selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan Kabupaten Bandung dengan beragam objek wisata alam, mulai dari kawah, perkebunan teh, pemandian air panas, hingga wisata pegunungan yang menawarkan udara sejuk dan panorama alam khas dataran tinggi.
Namun pada momentum long weekend kali ini, sebagian besar wisatawan tampaknya memilih menikmati pesona pantai selatan yang tengah naik daun. *
