Kabel semrawut di pinggir jembatan Kapuk di Jalan Kapuk Raya, Kapuk, Jakarta Barat.
JAKARTA (LB)- Kabel utilitas yang semrawut dan menjuntai rendah di kawasan Kapuk, Jakarta Barat, menimbulkan kekhawatiran warga.
Dari pantauan di lapangan pada Jumat (3/10), kabel-kabel itu kusut dan sebagian menjuntai hingga hampir menyentuh tanah maupun air.
Di Jalan Kapuk Raya, tepatnya di jembatan dari arah Kelurahan Kapuk menuju Jalan Peternakan, gulungan kabel fiber optik, listrik, dan telepon tampak melilit tiang penyangga. Sejumlah kabel bahkan menggantung rendah hanya sekitar 2,5 meter dari tanah sehingga mudah dijangkau oleh orang yang berdiri di dekatnya.
Beberapa kabel sudah terputus dan tidak lagi berfungsi, sementara kabel berukuran besar lainnya masih tersambung dengan tiang listrik.
Tak jauh dari lokasi, gulungan kabel dibiarkan tergeletak di tanah dan bersandar pada tiang listrik berkarat yang berdiri miring. Di sampingnya, kotak sambung (junction box) tampak terbuka dan dibiarkan begitu saja.
Situasi serupa juga terlihat di sepanjang jembatan, di mana kabel menjuntai setara dengan jalan, bahkan ada yang menyentuh permukaan air.
Menurut keterangan Sarinah (40), pedagang di sekitar lokasi, kondisi ini semakin berbahaya saat hujan deras karena kabel bisa terendam air. “Itu mau yang di jembatan, sama yang di sini dekat tiang listrik. Saya sama tukang parkir yang ngerapiin. Diiket jadi satu biar enggak ke mana-mana,” ujar Sarinah.
Kabel semrawut juga ditemukan di persimpangan Jalan Pedongkelan Raya menuju Jalan Kapuk Raya. Rangkaian kabel di lokasi tersebut kusut, menjuntai hingga menyentuh tanah, bahkan sebagian masuk ke dalam genangan air di sisi jalan.
Menurut Yahya (42), warga yang sering membantu mengatur lalu lintas di kawasan itu, kondisi kabel berantakan ini sudah berlangsung sangat lama. “Wah ini mah dari dulu, bertahun-tahun emang udah begini. Enggak pernah dirapiin, ada kayaknya puluhan tahun mah,” kata Yahya. Ia berharap pemerintah dan dinas terkait segera turun tangan merapikan kabel-kabel tersebut agar tidak menimbulkan bahaya bagi warga yang melintas. *
