Kemenangan yang Melegakan Arsenal di Markas Fulham

Pemain Arsenal saat mengalahkan Fulham.

LONDON – Arsenal berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Fulham dalam lanjutan Liga Inggris. Bermain di Craven Cottage, Sabtu (18/10) malam WIB, Meriam London menang 1-0 lewat gol Leandro Trossard di menit ke-58.

Tuan rumah bermain sangat baik di 10 menit awal. Fulham menutup semua ruang bagi Arsenal dan melancarkan serangan balik.

Arsenal sempat mencetak gol di menit ke-16 lewat Riccardo Calafiori. Gol itu dianulir karena lebih dulu dalam situasi offside.

Sampai laga berjalan setengah jam, Arsenal kesulitan melepaskan percobaan. Fulham sangat rapat di kotak penalti ketika Arsenal menyerang.

Arsenal baru bisa mencetak gol di babak kedua, Trossard menyambar bola di tiang jauh dari hasil sepak pojok.

Arsenal sempat mendapatkan hadiah penalti setelah Bukayo Saka dilanggar Kevin pada menit ke-65. Wasit kemudian mencoba meninjau ulang lewat VAR dan mengubah keputusannya karena Kevin dianggap melalukan tekel bersih dengan menyasar bola.

Hasil ini memutus catatan buruk Arsenal dalam dua lawatan sebelumnya ke markas Fulham. Arsenal imbang 1-1 pada Desember 2024 dan kalah 1-2 pada Desember 2023.

Manajer Mikel Arteta memuji kesabaran pemainnya. “Saya sangat senang. Kami telah merasakan betapa sulitnya menang di sini dalam dua musim terakhir, dan kami mengalaminya lagi hari ini. Saya suka pola pikir tim ini,” kata Arteta yang dikutip dari situs resmi Arsenal.

Ia mengakui bahwa timnya kesulitan di awal-awal laga. “Kami tidak memulai laga dengan cara terbaik, dengan beberapa kesalahan yang memicu momentum tertentu bagi mereka, dengan beberapa momen organisasi pertahanan, tetapi setelah itu tim mulai membangun momentum, menjadi sangat dominan sepanjang permainan. Dan intinya adalah menjaga konsistensi. Anda harus sangat sabar melawan tim ini,” ujar Arteta.

Ia juga memuji penampilan tim lawan. “Mereka sangat terorganisir dengan baik, mereka tahu bagaimana menyesuaikan diri dan mereka sangat solid. Kami mencoba dengan berbagai cara, kami seharusnya bisa mencetak gol lebih awal, tetapi pada akhirnya kami menemukan cara untuk melakukannya melalui bola mati setelah menunggu lama,” tutur Arteta.

Arsenal acap kali mencetak gol via eksekusi bola mati. Arteta menegaskan bahwa itu menjadi bukti standar tinggi The Gunners. “Itu jelas, kami bagus dalam hal itu. Kami mempunyai standar bagus soal itu,” kata Arteta di BBC.

Arsenal sudah mencetak sebanyak 15 gol di Liga Inggris dalam delapan pertandingan. Situs Premier League mencatat ada 10 gol Arsenal berasal dari bola mati.

Lebih rinci lagi, Arsenal mampu memanfaatkan tujuh sepak pojok menjadi gol. Dengan data itu, Arsenal pantas disebut sebagai raja sepak pojok Liga Inggris musim ini. Arsenal juga gembira tak kebobolan melawan Fulham. Arteta menegaskan timnya membutuhkan itu.

“Ya, itu apa yang kami butuhkan. Tapi, ini mengenai komitmen dari setiap pemain dan kenikmatan yang mereka miliki untuk mempertahankan soliditas dan fondasi yang kami bangun untuk tim agar bisa bersaing melawan setiap lawan,” kata manajer asal Spanyol itu.

Kemenangan ini tentu sangat penting bagi Meriam London demi perburuan gelar juara. Trossard  bangga dengan hasil ini. “Sangat bangga. Pertandingan ini sangat sulit bagi kami. Di babak pertama, kualitasnya memang kurang, tetapi kami terus berjuang dan percaya. Kami hanya butuh satu peluang, dan untungnya, peluang itu berhasil. Setelah itu, kami mengendalikan permainan,”  kata Trossard kepada Sky Sports.

Sementara manajer Fulham, Marco Silva, memberikan sebuah pengakuan jujur.  “Ini adalah tantangan berat bagi Anda, ketika Arsenal menghadapi tim lain itu juga tantangan berat bagi mereka. Saya pikir mereka telah mencetak 60 persen gol mereka dari bola mati, itu menunjukkan kekuatan mereka pada momen tersebut,”  ujar Silva kepada  BBC Match of the Day.

Ia tanpa ragu menyebut satu bintang The Gunners mustahil untuk bisa dihentikan. Sosok bek tangguh Arsenal, Gabriel Magalhaes, disebutnya sebagai ancaman utama yang sangat sulit dikendalikan. “Gabriel melompat sangat tinggi, mustahil untuk menghentikannya. Sangat sulit untuk mengawalnya,”  ujar Silva.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *