Segenap hadirin berfoto bersama.
JAKARTA (LB)—Pengurus Pusat Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) menggelar perayaan Imlek 2577/2026 secara sederhana dan penuh empati pada Kamis (26/2/2026) malam, di Kantor Sekretariat Perhimpunan INTI, MGK Kemayoran, Jakarta.
Acara difokuskan pada silaturahmi dan syukuran serta dibarengi dengan berbuka puasa bersama. Kesederhanaan ini dipilih karena waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadan dan sebagai bentuk empati terhadap daerah yang terdampak bencana.

Hadir di acara ini sejumlah tokoh di Perhimpunan INTI antara lain Nancy Wijaya, Budi S Tanuwibowo, Christiandy Sanjaya, Ulung Rusman, Esty Lawrence, Kendro Setiawan, dr Metta Agustina, HM Anda Hakim, I Wayan Suparmin, Candra Jap, Lexyndo Hakim, Jahja B Soenarjo, Jeanne Laksana, Lisa Tanjung, Liliani Tjandra, dan lain-lain.

Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pertunjukan musik tradisional Angklung, dan sharing dengan narasumber Azmi Abubakar, pendiri sekaligus owner Museum Pustaka Peranakan Tionghoa, dan Ketua Perhimpunan INTI Provinsi Aceh.
Dalam sharingnya Azmi Abubakar menyampaikan topik hubungan etnis Tionghoa dengan Aceh yang terjalin historis sejak abad ke-17.

Ketua Umum Perhimpunan INTI Teddy Sugianto dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. “Semoga kita semua mendapat banyak rezeki dan kesehatan serta umur panjang. Xin Nian Kuai Le, Gong Xi Fa Cai. Wan Se Ru Yi,” ucapnya.
Kemudian dia menyampaikan bahwa Imlek tahun ini terasa sangat istimewa karena berdekatan dengan bulan suci Ramadan. Untuk itu sebagai bentuk toleransi dan kebersamaan, sambung Teddy, INTI memilih mengadakan acara syukuran agar semua bisa berkumpul, makan dan berbuka puasa bersama.

Dia juga mengajak para hadirin untuk memanjatkan doa terbaik untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana di Sumatera dan berbagai daerah lainnya. “Semoga senantiasa diberi kekuatan dan ketabahan dalam melewati ujian ini,” ucapnya.
Pada kesempatan ini Teddy juga menyampaikan apresiasinya atas segenap aksi sosial yang telah dilakukan oleh Pengurus INTI di berbagai daerah dan cabang, khususnya dalam membantu korban bencana alam serta warga kurang mampu dalam menyambut Imlek dan bulan suci Ramadhan.
“Semangat kepedulian dan kemanusiaan seperti inilah yang harus terus dijaga, agar INTI semakin solid dan dicintai semua lapisan masyarakat,” pungkasnya. **
