Harry Kane dan rekan-rekannya saat mengalahkan Selandia Baru.
FLORIDA – Timnas Inggris akan menjalani laga Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Kapten The Three Lions, Harry Kane, mengaku tak masalah dengan suhu di Negeri Paman Sam.
Di ajang akbar itu, Inggris tergabung di Grup L. Tim asuhan Thomas Tuchel itu bersaing dengan Kroasia, Ghana dan Panama untuk merebut tiket ke babak gugur.
Inggris akan memainkan duel dengan Kroasia di AT&T Stadium (17 Juni), Ghana di Gillette Stadium (23 Juni), dan Panama di MetLife Stadium (27 Juni). Suhu di AS diperkirakan mencapai 25 derajat Celsius sampai 35 derajat Celsius saat gelaran Piala Dunia 2026. Di beberapa daerah di AS, suhunya diprediksi sampai 39 derajat Celsius.
Inggris sudah menjalani pertandingan di AS melawan Selandia Baru. Dalam laga di Raymond James Stadium, Tampa, AS, itu selesai 1-0 untuk kemenangan Inggris. Kane yang menjadi penentu kemenangan Inggris atas Selandia Baru.
Dalam laga itu, ada water break. Kane menilai jeda minum itu sangat membantu dirinya dan timnya. “Jeda minum sangat membantu. Banyak orang membicarakan tentang cuaca panas, tetapi saya rasa itu tidak akan menjadi faktor yang sebesar perkiraan sebagian orang,” kata Kane seperti dikabarkan oleh BBC.
Ia menegaskan, timnya sudah berlatih cukup intens di kondisi panas. “Saya pribadi dan beberapa pemain yang sudah berlatih cukup lama di kondisi ini merasa baik-baik saja hari ini. Kami semua adalah atlet, kami semua profesional, dan sudah pernah bermain dalam kondisi cuaca hangat sebelumnya,” ujarnya.
Kane sendiri menyambut Piala Dunia 2026 dalam kondisi terbaik. Didukung performa yang bagus sepanjang musim, Kane siap menghadapi turnamen terbesarnya. Kane masih menjadi andalan di lini serang timnas Inggris.
Gol ke gawang Selandia Baru menjadi yang ke-67 Kane di semua kompetisi di level klub maupun timnas sejak awal musim 2025/26. Bersama Bayern Munich, striker berusia 32 tahun itu mengemas 61 gol dan membawa timnya juara Bundesliga dan DFB Pokal.
“Saya kira ini adalah kondisi terbaik dalam karier saya, baik secara fisik maupun mental. Kami memasuki lingkungan yang sulit, turnamen yang berat, tapi saya menyambutnya dengan semangat. Piala Dunia adalah turnamen terbesar dan saya cuma tidak sabar untuk memulainya,” ujar Kane seperti dilansir Sky Sports
Kane bersama timnas Inggris masih akan memainkan satu laga uji coba melawan Kosta Rika pada Kamis (11/6) dini hari WIB.
Piala Dunia 2026 akan berlakukan beberapa peraturan baru. Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel sedikit khawatir akan hal itu dan juga wasit bakal lebih banyak habiskan waktu.
Beberapa peraturan baru di Piala Dunia 2026 adalah corner kick bisa dicek VAR, lima detik waktu untuk lemparan ke dalam (jika lebih jadi bola buat tim lawan), batas goal kick lima detik (jika lebih maka jadi corner buat lawan), hingga 10 detik waktu pemain keluar lapangan saat diganti (jika lebih maka pemain pengganti harus menunggu satu menit).
Bagi Tuchel, wasit bisa saja memakan waktu lebih banyak untuk mengambil keputusan. “Ada banyak perubahan aturan. Saya tidak yakin apakah saya bisa memahami semuanya dengan benar. Saya pun sedikit khawatir karena masih banyak hal yang bersifat subjektif bagi wasit untuk memutuskan. Saya juga khawatir, wasit akan memakan lebih banyak waktu untuk membuat keputusan. Sebab yang pasti, setiap tim akan meminta penjelasan lebih,” jelasnya dilansir dari ESPN.
Meski begitu, Tuchel menghormati tiap aturan baru di Piala Dunia 2026 yang sudah disetujui FIFA. Tuchel menuntut Timnas Inggris untuk cepat beradaptasi. “Kami sadar, sepak pojok dan bola mati di Liga Inggris lebih banyak fisik. Itu berbeda dengan di Liga Europa atau Liga Champions, keputusan wasitnya berbeda. Mari kita lihat nanti seperti apa. Kami akan terus mencoba memahaminya dan beradaptasi,” ujarnya.***
