Kandang Sapi Milik Pemprov DKI Bakal Dibangun di Ciangir

Kandang sapi milik Pemprov DKI akan dibangun di Ciangir.

JAKARTA (LB)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Perumda Dharma Jaya berencana membangun kandang sapi baru di kawasan Ciangir, Kabupaten Tangerang, Banten. Kandang ini ditargetkan bisa menampung hingga 1.000 ekor sapi.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, pembangunan kandang tersebut dilakukan karena keterbatasan lahan yang saat ini dimiliki perusahaan. “Ternyata ada satu lahan di Ciangir. Di Ciangir itu lahannya luasnya total 100 hektar,” kata Raditya dalam keterangan resminya, Jumat (6/3).

Ia menjelaskan, pada 2026 Dharma Jaya menargetkan bisa mendatangkan hingga 10.000 ekor sapi. Namun kuota yang diberikan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia hanya sebanyak 7.500 ekor.

“Dari 7.500 itu, dengan kondisi Dharma Jaya yang sekarang, kami baru bisa mendatangkan sekitar 3.119 ekor. Bukan karena takut tidak laku, tapi karena keterbatasan tempat,” kata Raditya.

Raditya mengatakan, sebenarnya Dharma Jaya memiliki lahan seluas 12 hektar di Serang, Banten. Lahan itu sebelumnya bisa menampung hingga 5.000 ekor sapi. Namun, peruntukan lahan tersebut berubah sehingga tidak lagi bisa digunakan untuk kandang.

“Peruntukan tanahnya berubah, yang tadinya boleh sebagai kandang sekarang hanya boleh untuk agrowisata. Jadi kandang yang ada tidak bisa diperlebar atau ditambah,” ujarnya. Sebagai solusi, Dharma Jaya akan memanfaatkan lahan milik Pemprov DKI di kawasan Ciangir, Banten. Total luas kawasan tersebut sekitar 100 hektar. Sekitar 20 hektar di antaranya sudah digunakan untuk lembaga pemasyarakatan.

Dari sisa sekitar 70 hektar lahan yang ada, sekitar 40 hektar akan dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan peternakan. “Peruntukan tanahnya berubah, yang tadinya boleh sebagai kandang sekarang hanya boleh untuk agrowisata. Jadi kandang yang ada tidak bisa diperlebar atau ditambah,” ujarnya.
Di kawasan itu nantinya juga akan dibangun Rumah Potong Hewan (RPH) dan fasilitas penyimpanan daging atau cold storage. Bahkan, RPH yang saat ini berada di Cakung berpotensi dipindahkan ke Ciangir.

Menurut Raditya, lokasi di Ciangir dinilai lebih cocok untuk kegiatan peternakan. “Di Jakarta sudah terlalu padat. Kalau di Ciangir lebih jauh dari permukiman sehingga lebih ideal untuk operasional,” kata dia. Dengan adanya kandang baru ini, Dharma Jaya berharap bisa mendatangkan sapi dalam jumlah lebih besar. Saat Ditinjau Wapres, Pembangunan Bendungan Jragung Capai 89 Persen Artikel Kompas.id “Kami bisa minta tambahan lagi sehingga target 10.000 ekor bisa tercapai,” ujar Raditya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *