JPO di Depan DPR RI Memprihatinkan, Bina Marga Janji Perbaiki

Kondisi jembatan penyeberangan orang (JPO) dekat gerbang utama DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto arah Semanggi, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, banyak ditumbuhi oleh lumut.

JAKARTA (LB)- Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Bina Marga Jakarta, Wiwik Wahyuni berjanji pihaknya akan menindaklanjuti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Gatot Subroto, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang kondisinya memprihatinkan.

“Noted. Kami tindak lanjut,” ujar Wiwik saat dikonfirmasi, Jumat (18/4).

Wiwik tak memerinci tindak lanjut apa yang akan dilakukan pihaknya. Dia hanya menyebut, Bina Marga Jakarta akan berkoordinasi dengan bidang terkait untuk memperbaiki JPO yang letaknya tepat di depan gedung megah DPR/MPR RI itu. 

“Kami akan kordinasikan dengan bidang terlebih dahulu,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, JPO di Jalan Gatot Subroto, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kondisinya mengkhawatirkan, bahkan membahayakan nyawa. Pengamatan di lapangan pada Kamis (17/4) siang, terdapat sejumlah kerusakan serius di JPO tersebut. Pembatas besi di sisi jembatan yang seharusnya melindungi pejalan kaki hilang sepanjang kurang lebih dua meter. Hanya tersisa dudukan logam berkarat tanpa batang vertikal maupun rel horizontal sebagai pengaman.

Akibatnya, pejalan kaki terpaksa melewati bagian JPO tanpa perlindungan dari risiko jatuh. Ironisnya, kondisi ini terjadi di jantung ibu kota, tepat di depan simbol-simbol kekuasaan negara.

Kerusakan juga ditemukan di beberapa bagian pagar lain yang kehilangan batang vertikalnya. Sementara, rel horizontal yang tersisa tidak lagi efektif mencegah kecelakaan. Tak satu pun CCTV diarahkan untuk mengawasi aktivitas di JPO. Kamera yang ada justru menghadap ke Jalan Gatot Subroto dan Tol Dalam Kota, seolah keselamatan pejalan kaki bukan prioritas.

Selain rawan kecelakaan, jembatan ini juga rentan terhadap aksi kriminal.

Kondisi kebersihan pun turut memprihatinkan. Daun kering, sampah plastik, dan genangan air tersebar di anak tangga hingga membuatnya licin. Lumut terlihat tumbuh di jalur landai atau ramp, yang seharusnya ramah pengguna kursi roda. Tak ada atap pelindung dari hujan, membuat air menggenang di lantai jembatan.

Sementara itu, Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengeklaim pihaknya telah melakukan perbaikan sejumlah JPO dan berjanji akan memperindah kembali fasilitas tersebut. Ia juga menjanjikan pemasangan CCTV untuk mengantisipasi aksi kriminal. “Kemarin beberapa kita langsung lakukan perbaikan dan juga akhirnya di beberapa juga kita minta pasang CCTV sehingga kejahatan ini bisa segera diketahui,” ucap Pramono saat ditemui di di Gedung Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (17/4). *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *