Dua atau 3 tahun adalah waktu yang ideal untuk membangun jalan tambang, dan setelah terbangun, maka angkutan masyarakat tidak lagi bersinggungan dengan angkutan khusus tambang.
CIBINONG (LB)-Pemkab Bogor mulai menyiapkan anggaran untuk pembangunan jalan tambang sepanjang kurang lebih 13 km, mulai dari Kecamatan Cigudeg, Rumpin dan Parungpanjang.
Ruas jalan tambang tersebut berbeda dengan jalan khusus tambang yang sebelumnya direncanakan Pemprov Jabar melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBPMPR).
“Pada 2027, kami akan membangun jalan tambang sepanjang 13 km, mulai dari Cigudeg-Rumpim dan Parungpanjang,” ucap Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika kepada wartawan, Minggu (21/9).
Ajat Rochmat Jatnika menerangkan, pada 2025 jajarannya membuat detail engineering design (DED) jalan tambang.
Pada 2026 nanti, jajarannya akan memulai belanja atau pembebasan lahan.
“Dua atau 3 tahun adalah waktu yang ideal untuk membangun jalan tambang, dan setelah terbangun, maka angkutan masyarakat tidak lagi bersinggungan dengan angkutan khusus tambang,” terang Ajat Rochmat Jatnika.
Sedangkan, Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan menuturkan Pemkab Bogor menyiapkan anggaran Rp180 miliar untuk memulai pembangunan jalan tambang.
Agar bisa mengurangi beban biaya, Pemkab Bogor berharap ada usaha tambang yang menghibahkan lahannya untuk nantinya dibangun jalan tambang. “Tahun 2026, kami akan melakukan pembebasan lahan jalan tambang dan cut and fill. Setelah itu, pada 2027 Pemkab Bogor akan membeton jalan tambang tersebut,” tutur Achmad Wildan. *
