JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/10) sore, seiring dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) dan The Fed.
IHSG ditutup menguat 149,10 poin atau 1,84 persen ke posisi 8.238,08. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 23,58 poin atau 2,96 persen ke posisi 819,89.
Sepanjang Selasa, IHSG dibuka menguat, bergerak di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 3,72 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 3,43 persen dan 3,41 persen.
Sedangkan, dua sektor melemah yaitu sektor barang konsumen primer turun paling dalam sebesar 0,96 persen dan sektor industri sebesar 0,15 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu NIRO, INDX, BULL, BESS dan MORA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni DWGL, MLPT, TEBE, PGUN dan JARR.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.298.056 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,19 miliar lembar saham senilai Rp22,04 triliun. Sebanyak 447 saham naik, 232 saham menurun, dan 135 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei menguat 75,50 poin atau 0,15 persen ke 49.261,50, indeks Shanghai menguat 52,44 poin atau 1,36 persen ke 3.916,76, indeks Hang Seng menguat 168,73 poin atau 0,65 persen ke posisi 26,027,10, dan indeks Straits Times menguat 52,12 poin atau 1,20 persen ke posisi 4,381,10.***
