JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Kamis (5/3) sore, seiring investor melakukan aksi bargain hunting (berburu saham murah/diskon) setelah indeks berada di level terendah pada Rabu (4/3), akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
IHSG ditutup menguat 133,48 poin atau 1,76 persen ke posisi 7.710,54. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 15,37 poin atau 1,99 persen ke posisi 787,82.
Sepanjang Kamis, IHSG Ddibuka menguat, bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 3,39 persen, diikuti oleh dan sektor industri dan sektor barang baku yang masing-masing naik sebesar 2,66 persen dan 2,29 persen.
Sedangkan satu sektor turun yaitu sektor transportasi & logistik yang turun sebesar 0,01 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu RODA, LAND, BIPP, KOTA, dan INCF. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni ELPI, INDS, BBSS, MMLP dan ZATA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.084.435 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 34,46 miliar lembar saham senilai Rp17,94 triliun. Sebanyak 597 saham naik, 125 saham menurun dan 96 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 1.032,60 poin atau 1,90 persen ke 55.278,10, indeks Shanghai menguat 26,09 poin atau 0,64 persen ke 4.108,57, indeks indeks Hang Seng menguat 71,85 poin atau 0,28 persen ke 25.321,40 dan indeks Strait Times menguat 33,81 poin atau 0,70 persen ke 4.846,56.***
