IHSG Ditutup Melemah 5,25 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (3/12) sore, seiring dengan aksi profit taking (ambil untung) investor di pasar saham Indonesia.

IHSG ditutup melemah 5,25 poin atau 0,06 persen ke posisi 8.611,79. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,56 poin atau 0,65 persen ke posisi 849,18.

Sepanjang Rabu, IHSG dibuka menguat,  bergerak di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG bergerak ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang naik sebesar 1,65 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 1,17 persen dan 1,02 persen.

Sedangkan tiga sektor melemah yaitu sektor barang baku turun paling dalam sebesar 0,77 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor energi yang turun masing-masing sebesar 0,54 persen dan 0,38 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TRUE, ASHA, MBTO, GTSO dan ROCK. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni IPOL, PGUN, TALF, RUNS dan RCCC.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.736.755 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 47,10 miliar lembar saham senilai Rp21,28 triliun. Sebanyak 328 saham naik, 316 saham menurun, dan 160 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei menguat 555,05 poin atau 1,13 persen ke 49.858,05, indeks Shanghai melemah 19,71 atau 0,51 persen ke 3.878,00, indeks Hang Seng melemah 334,32 poin atau 1,28 persen ke posisi 25.760,73, dan indeks Straits Times menguat 14,33 poin atau 0,32 persen ke posisi 4,552,29.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *