JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Senin (2/2) sore, seiring dengan pelemahan bursa saham kawasan Asia.
IHSG ditutup melemah 406,88 poin atau 4,88 persen ke posisi 7.922,73. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 27,29 poin atau 3,27 persen ke posisi 806,24.
Sepanjang Senin, IHSG dibuka melemah, bergerak di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor melemah yaitu sektor barang baku turun paling dalam sebesar 10,60 persen, diikuti oleh sektor barang non konsumen dan sektor energi yang turun masing- masing sebesar 7,89 persen dan 7,89 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu INTD, SOHO, SWID, EDGE dan NICK. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni CUAN, MBMA, ENRG, GTSI dan MDKA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.949.040 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 50,41 miliar lembar saham senilai Rp29,17 triliun. Sebanyak 58 saham naik 720 saham menurun dan 36 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 667,70 poin atau 1,25 persen ke posisi 52.655,19, indeks Hang Seng melemah 611,53 poin atau 2,23 persen ke posisi 26.775,57, indeks Shanghai melemah 102,20 poin atau 2,48 persen ke posisi 4.015,75 dan indeks Straits Times melemah 12,85 poin atau 0,26 persen ke 4.892,27.***
