Haaland Kesal Manchester City Gagal Jadi Juara Premier League  

Erling Haaland, Pemain Manchester City.

MANCHESTER – Manchester City kalah dalam persaingan mengejar trofi juara Premier League dengan Arsenal. Erling Haaland pun sangat kesal timnya gagal menjadi kampiun.

Asa Man City meraih gelar Liga Inggris pupus pada Rabu (20/5) dini hari WIB. Bournemouth jadi tim yang mengubur harapan The Sky Blues menjadi juara.

Dalam laga itu, Bournemouth menahan imbang Man City 1-1 di Vitality Stadium. Hasil seri itu membuat The Citizens dipastikan tidak bisa lagi mengejar perolehan poin Arsenal hingga penutupan musim.

Arsenal memuncaki klasemen Premier League dengan 82 poin, unggul 4 angka dari Man City (78 poin). Laga pamungkas pada akhir pekan ini sudah tak berarti apa-apa lagi buat kedua kesebelasan, lantaran Meriam London sudah mengunci gelar juara.

“Setiap pertandingan di Liga Inggris itu sulit, kami sudah berusaha, tetapi itu tidak cukup. Seluruh klub harus menjadikan ini sebagai motivasi sekarang. Kami harus marah, kami harus merasakan semangat membara di dalam diri kami karena ini belum cukup baik. Sudah dua tahun berlalu, rasanya seperti selamanya. Kami akan melakukan segala yang kami bisa, semua orang yang akan berada di sini musim depan, untuk memenangkan liga,”  kata Haaland, dilansir dari ESPN.

Ini menjadi musim kedua secara beruntun Man City gagal meraih titel Premier League. Tahun lalu pasukan Pep Guardiola dikalahkan Liverpool dalam persaingan juara.

Walau demikian, Haaland menyebut Arsenal layak yang juara. “Kami tidak cukup bagus di musim ini, musim yang panjang dan sangat menarik. Saya kecewa.  Tim yang punya banyak poin layak jadi juara, Arsenal layak mendapatkannya,” tuturnya.

Haaland juga memberikan ucapan selamat khusus kepada Martin Odegaard. Kapten Arsenal itu adalah rekan senegara Haaland di Timnas Norwegia. “Selamat buat Martin, dia pantas mendapatkan trofi itu. Meski berat bagi saya melihatnya, tapi selalu merasa fantastis jika melihat ada pemain Norwegia yang angkat trofi Liga Inggris,” kata Haaland.

Rekan Haaland, Bernardo Silva  juga ikut kecewa.  “Kekecewaan. Kami tahu ini adalah gelar utama musim ini karena ini yang terpanjang. Ini adalah gelar yang paling banyak Anda perjuangkan. Kami telah berjuang sampai akhir. Bangga dengan para pemain, tetapi itu tidak cukup di level ini,” ujar Bernardo dikutip dari BBC.

Namun gelandang asal Portugal ini berharap kegagalan ini bisa jadi pelajaran berharga untuk skuad Man City menyongsong musim depan. Ia yakin Man City bakal lebih kuat di musim depan.

“Saya berharap untuk musim depan mereka dapat memiliki perasaan ini, bukan penyesalan, tetapi sedikit sesuatu di dalam diri mereka yang membuat mereka melangkah lebih jauh. Mereka memiliki kualitas dan potensi,” jelasnya.

Manchester City terakhir kali menjadi juara pada musim 2023-24. Bahkan tiga musim sebelumnya mereka secara berturut-turut menjadi juara.

Liga Inggris menyisakan satu pertandingan. Pekan ke-38 itu berlangsung pada Minggu (24/5) malam WIB. Manchester City menjamu Aston Villa dan Arsenal melawan tuan rumah Crytal Palace.

Untuk pencetak gol, Erling Haaland masih yang teratas. Ia sudah mencetak 26 gol, disusul Igor Thiago (Brentford) dengan 22 gol, Antoine Semenyo (Manchester City+Bournemouth) dengan 16 gol.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *