Selebrasi pemainGalatasaray usai Mario Lemina mencetak gol ke gawang Liverpool.
ISTANBUL – Galatasaray mengatasi perlawanan Liverpool pada leg pertama 16 besar Liga Champions. Bermain di Rams Park, Rabu (11/3) dini hari WIB, Galatasaray menang 1-0 lewat gol Mario Lemina di menit ke-7.
Ini adalah pertemuan kedua Galatasaray dan Liverpool di Liga Champions musim ini. Sebelumnya kedua tim bertemu di League Phase, di mana pada saat itu Liverpool kalah 1-0 di kandang Galatasaray.
Drama sempat terjadi pada menit ke-69 ketika Liverpool sempat menyamakan kedudukan melalui situasi sepak pojok. Hanya saja, gol tersebut dianulir oleh VAR karena Ibrahima Konate terbukti melakukan pelanggaran handball sebelum bola masuk ke gawang.
Manajer Galatasaray, Okan Buruk mengatakan, timnya harus berjuang keras untuk memenangkan laga. “Ya, hasil akhirnya memang mirip dengan pertemuan kami sebelumnya. Namun saya bisa bilang jalannya pertandingan ini jauh berbeda dari laga sebelumnya. Liverpool adalah klub besar dan mereka punya banyak sekali pemain berkualitas di tim mereka. Kami melakukan apa yang harus kami lakukan di pertandingan tadi dan kami berhasil menang,” kata Buruk di situs UEFA.
Namun ia meminta anak asuhnya untuk tidak besar kepala. Ia menyebut bahwa masih ada leg kedua dan timnya harus tampil dengan sempurna di laga itu. Apalagi leg kedua nanti digelar di Anfield yang terkenal punya atmosfer yang magis. Itulah mengapa Buruk ingin timnya mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk leg kedua nanti.
“Pertandingan ini masih jauh dari kata selesai. Leg kedua nanti akan digelar di kandang mereka (Liverpool) dan kami akan ditunggu sebuah laga yang sangat sulit nanti,” tuturnya.
Ia menambahkan setelah laga ini, timnya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk laga di Anfield nanti.
“Kini kami fokus pada ujian besar di depan. Saya selalu percaya kepada pemain-pemain saya. Bermain melawan tim seperti Liverpool selalu sulit sekali karena mereka tim berkualitas tinggi dan dapat memanfaatkan setiap kesalahan yang Anda buat,” ujar Buruk.
Kemenangan ini memang membuat Galatasaray hanya perlu imbang Ketika tampil di leg kedua. “Skornya mirip dengan pertandingan pertama, tapi jalan pertandingan tidak sama seperti yang pertama. Liverpool adalah klub besar, penuh dengan pemain berkualitas,” kata Buruk.
Mario Lemina mengaku senang bisa mencetak gol. Apalagi laga berlangsung sangat ketat. “Laga berlangsung begitu ketat, beruntung kami bisa mencetak gol di momen yang tepat. Namun perjuangan belum selesai, karena masih ada leg kedua. Yang bisa kami lakukan sekarang adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk laga tandang nanti,” ujarnya.
Sementara manajer Liverpool, Arne Slot menyebut kekalahan ini terasa seperti deja vu bagi timnya. Ia tidak menyangka dalam semusim timnya bisa menelan dua kekalahan identik di kandang wakil Turki tersebut.
“Saya bisa bilang kami mengalami deja vu yang buruk di laga ini. Seperti yang anda lihat bahwa skor akhir pertandingan ini sama persis dengan pertandingan tiga bulan yang lalu,” kata Slot di laman UEFA.
Meski begitu, Slot menilai jika dibandingkan pertandingan di League Phase, penampilan Liverpool di pertandingan babak 16 besar ini bisa dikatakan lebih bagus. Timnya tampil menekan dan menciptakan cukup banyak peluang di laga ini, namun memang ia mengakui timnya tidak maksimal dalam memanfaatkan peluang-peluang tersebut.
“Di pertandingan ini kami seharusnya bisa mencetak banyak gol. Kami menciptakan banyak sekali peluang, namun kami juga banyak membuang peluang. Kami tampil dengan sangat baik di 15 menit pertama, namun kami gagal mencetak gol,” kata manajer asal Belanda itu.
Slot menyoroti kondisi markas Galatasaray yang menurutnya tidak kondusif. Dia merasa suara lantang dari fans tuan rumah membuat para aktor di lapangan sulit berkomunikasi.
“Ini stadion yang sangat sulit, baik untuk pemain lawan maupun pelatih lawan. Susah untuk konsentrasi dan sulit buat berkomunikasi. Galatasaray sangat beruntung memiliki atmosfer seperti ini. Kami akan melakoni leg kedua di stadion kami. Kami memiliki pendukung yang fantastis yang selalu memberikan kekuatan,” kata Slot.
Laga leg kedua berlangsung pada 19 Maret di Anfield.***
